Cek Sekarang! Peserta JKN di Kepri Tembus 97,53%, Tapi Masih Ada yang Tidak Aktif, Ini Kata BPJS

Cek Sekarang! Peserta JKN di Kepri Tembus 97,53%, Tapi Masih Ada yang Tidak Aktif, Ini Kata BPJS

Foto bersama usai Media Gathering BPJS Kesehatan Kepri di Batam, Kamis (18/6/2026). Berdiri di tengah, Jaenal M. Sambas, Asisten Deputy Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Kedeputian Wilayah II BPJS Kesehatan, kembali menegaskan pentingnya keaktifan kepesertaan JKN. "Dengan status aktif, masyarakat Kepri dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan kapan pun dibutuhkan," ujarnya.

Nurjali

Batam, Batamnews — BPJS Kesehatan mengingatkan seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau untuk memastikan kartu JKN mereka dalam status aktif. Imbauan ini disampaikan agar warga tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

Asisten Deputy Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Kedeputian Wilayah II BPJS Kesehatan, Jaenal M. Sambas, menegaskan bahwa keaktifan kepesertaan adalah faktor utama dalam menjamin perlindungan kesehatan.

"Selain itu, BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas layanan melalui transformasi digital dan penyederhanaan proses pelayanan bagi peserta," ujar Jaenal di sela acara Media Gathering BPJS Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Kamis, 18 Juni 2026.

Baca juga: Pelebaran Jalan Botania 2 Batam Rampung November 2026, Dua Lajur Siap Urai Kemacetan

Menurut Jaenal, peserta aktif tidak perlu khawatir dengan urusan administrasi ketika tiba-tiba sakit atau membutuhkan perawatan medis.

Data per 1 Juni 2026 mencatat jumlah peserta JKN di Kepri mencapai 2.276.949 jiwa. Angka itu setara 97,53 persen dari total penduduk Kepri yang berjumlah 2.334.574 jiwa.

Namun dari jumlah tersebut, baru 1.864.841 peserta atau sekitar 79,88 persen yang memiliki status kepesertaan aktif.

Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2014, saat program JKN pertama kali diluncurkan. Kala itu peserta JKN di Kepri hanya 924.114 jiwa atau 39,58 persen dari total penduduk.

Dalam 12 tahun terakhir, cakupan kepesertaan melonjak 57,95 persen hingga mencapai angka saat ini.

"Perlindungan kesehatan melalui Program JKN tidak hanya memberikan kepastian akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan daya saing daerah," tambah Jaenal.

Ia mengakui keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama erat antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi itu, kata Jaenal, harus terus diperkuat.

"Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan. Dengan masyarakat yang sehat, aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih produktif sehingga mendukung pembangunan daerah," jelasnya.

Baca juga: Nekat! Maling Gasak Kotak Amal dan Tenda di Musholla Hidayatussalam Bengkong Laut, Warga Resah

BPJS Kesehatan juga berkomitmen menghadirkan inovasi layanan berbasis digital guna memudahkan peserta dalam mengurus administrasi dan mengakses layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan berharap masyarakat Kepri tidak hanya terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjaga status kepesertaannya tetap aktif. Dengan demikian, seluruh manfaat jaminan kesehatan dapat digunakan secara optimal, terutama saat kondisi darurat medis terjadi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :