Indonesia Tersingkir, Ini Daftar 6 Negara yang Lolos Perempat Final Thomas Cup 2026
Ganda putra Indonesia Fajar/Fikri. (Foto: dok.PBSI)
Batam, Batamnews – Gelaran Thomas Cup 2026 menyisakan luka dalam bagi pecinta bulutangkis tanah air. Hingga Selasa (28/4/2026) malam waktu setempat, enam tim sudah memastikan diri melaju ke babak perempat final, namun tidak ada nama Indonesia di sana.
Thailand dan Prancis menjadi dua tim terbaru yang mengamankan tiket babak delapan besar. Thailand tampil perkasa dengan membantai Aljazair tanpa ampun lewat skor telak 5-0 di laga pemungkas Grup D. Hasil ini mengukuhkan posisi Thailand sebagai juara grup.
Namun, kejutan besar justru datang dari laga lainnya. Prancis berhasil membuat dunia bulutangkis terperangah setelah menaklukkan Indonesia dengan skor mencolok 4-1. Kemenangan ini membawa Prancis lolos sebagai runner-up grup, mendampingi Thailand.
Kekalahan menyakitkan 1-4 dari Prancis ini memaksa tim Indonesia menerima kenyataan pahit. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim Thomas Indonesia gagal lolos dari fase grup. Sebuah catatan hitam yang sangat kontras dengan status Indonesia sebagai salah satu raksasa bulutangkis dunia.
Sementara itu, persaingan di grup lain berlangsung lebih stabil bagi para unggulan. Di Grup A, India dan China sudah lebih dulu mengamankan tiket. Keduanya tampil dominan dan memaksa Kanada serta Australia angkat koper lebih awal, meski baru memainkan dua pertandingan.
Pemandangan serupa terjadi di Grup B. Jepang dan Malaysia menunjukkan kelasnya dengan melaju mulus ke perempat final. Keduanya menyingkirkan Inggris dan Finlandia yang harus tersingkir lebih cepat dari persaingan.
Kini, perhatian tertuju pada Grup C yang menjadi satu-satunya grup yang belum menentukan dua wakilnya. Kepastian siapa yang akan menyusul enam tim lainnya akan diketahui pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.
Daftar 6 Tim yang Sudah Lolos Perempat Final Thomas Cup 2026:
-
Grup A: India, China
-
Grup B: Jepang, Malaysia
-
Grup D: Thailand, Prancis
-
Grup C: (Masih diperebutkan)
Indonesia kini hanya bisa menjadi penonton di babak gugur. Perjalanan yang berakhir terlalu dini ini menjadi bahan evaluasi besar bagi dunia bulutangkis nasional
Komentar Via Facebook :