Target Parkir Rp37,5 Miliar Dinilai Berat, Kadishub Batam Pilih Realistis di Angka Rp24 Miliar
Kepala Dinas Perhubungan Batam, Leo Putra.
Batam, Batamnews – Dinas Perhubungan Kota Batam mengakui target Pendapatan Asli Daerah dari sektor retribusi parkir sebesar Rp37,5 miliar pada tahun ini terbilang berat.
Kepala Dinas Perhubungan Batam, Leo Putra, memilih bersikap realistis. Ia memperkirakan pendapatan optimal yang bisa dicapai hingga Desember nanti hanya sekitar Rp24 miliar.
“Target memang Rp37,5 miliar. Tapi fokus saya sekarang merapikan parkir tepi jalan umum dulu,” ujar Leo, Rabu, 29 April 2026.
Baca juga: Darurat Sampah di Batam: DLH Siapkan 100 Kontainer Baru dan Rombak Jadwal Angkut
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang sibuk melakukan verifikasi dan validasi data titik parkir di lapangan. Menurut Leo, tanpa data yang akurat, perbaikan sistem maupun sumber daya manusia tidak akan efektif.
“Kalau datanya sudah valid dan bagus, baru nanti kita perbaiki masalah SDM-nya,” tegasnya.
Hingga Maret tahun ini, realisasi pendapatan parkir baru mencapai Rp4,1 miliar. Rata-rata pemasukan per bulan berkisar Rp1,2 hingga Rp1,3 miliar.
Leo menargetkan ke depan pendapatan bisa dioptimalkan menjadi Rp2 miliar per bulan. Jika konsisten, angka itu akan menghasilkan Rp24 miliar hingga akhir tahun.
Ia juga memaparkan, pendapatan parkir kerap fluktuatif karena sistem pembayaran yang kadang dirapel tiga bulan sekali, bahkan ada yang membayar setahun penuh. Faktor cuaca dan hari libur nasional juga berpengaruh.
Baca juga: Buruh Harian Lepas Menjadi Komisaris Perusahaan Asing di Batam, Produksi Vape Diduga Ilegal
“Kalau habis musim penghujan, pendapatan pasti terdampak. Begitu juga saat libur panjang seperti Lebaran,” tambahnya.
Sebagai perbandingan, tahun lalu target retribusi parkir dipatok Rp20 miliar dengan realisasi Rp15 miliar. Capaian itu dinilai cukup baik karena Leo baru menjabat pada Agustus tahun lalu.
Komentar Via Facebook :