Dipulangkan dari Malaysia, 67 WNI Tiba di Batam, 2 Diantaranya Anak-anak
67 WNI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center. (Foto. Istimewa)
Batam, Batamnews – Gelombang pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia kembali berlanjut. Sebanyak 67 WNI tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center pada Senin (27/4/2026) siang, setelah menempuh perjalanan laut dari Pasir Gudang dan Stulang Laut, Malaysia.
Rombongan yang tiba sekitar pukul 14.30 WIB menggunakan kapal feri MV Citra Legasi 3 ini terdiri dari 46 laki-laki, 19 perempuan, dan 2 orang anak-anak. Pemulangan puluhan warga ini dilakukan secara resmi berdasarkan surat instruksi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.
Kapolsek KKP Polresta Barelang, AKP Zharfan, melalui Kapospol Pelabuhan Internasional Batam Center, Aipda Mirdan, menegaskan bahwa tim gabungan telah bersiaga penuh menyambut kedatangan kapal tersebut guna memastikan proses pemulangan berjalan tertib.
“Petugas BP2MI, personel Ditpam, serta anggota Pospol Batam Center sudah berkumpul untuk menunggu kedatangan kapal dari Pasir Gudang/Stulang Laut yang membawa 67 WNI yang dipulangkan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Begitu kapal bersandar, petugas langsung bergerak melakukan pengamanan di area dermaga. Para WNI diarahkan untuk turun satu per satu guna menjalani pemeriksaan awal oleh pihak otoritas pelabuhan.
“Kapal feri MV Citra Legasi 3 tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center dan dilanjutkan proses penurunan para WNI,” tambahnya.
Setelah melewati pemeriksaan imigrasi dan kesehatan, seluruh WNI tersebut tidak langsung dipulangkan ke daerah asal. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengambil alih penanganan untuk melakukan pendataan lebih mendalam di tempat penampungan sementara.
“Sebanyak 67 orang WNI tersebut dibawa oleh petugas BP2MI ke Imperium Baloi guna dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Aipda Mirdan.
Hingga proses berakhir, pihak kepolisian memastikan tidak ada kendala berarti di lapangan. Seluruh instansi terkait, mulai dari Bea Cukai hingga Karantina Kesehatan, bekerja sama secara maksimal dalam penanganan ini.
“Kegiatan selesai dilaksanakan, selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman dan terkendali,” pungkasnya.
Komentar Via Facebook :