Tangis Histeris di Rumah Mendiang Bripda Natanael Personel Polda Kepri
Suasana dirumah duka mendiang Bripda Natanael Simanungkalit.
Batam, Batamnews - Suasana duka menyelimuti rumah mendiang Bripda Natanael Simanungkalit, di Buana Mas 2 Cluster Platinum Nomor 68, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepualaun Riau, Selasa, 14 April 2026 siang.
Pantauan Batamnews di lokasi, pada halaman rumah itu telah disiapkan satu peti jenazah dan salib berwarna putih. Beberapa personel kepolisian juga tampak duduk di bawah tenda yang terpasang di atas jalan di depan rumah.
Dari dalam rumah, terdengar tangis histeris nenek dari pihak ibu mendiang. "Natanael, Natanael kenapa bisa begini" jeritnya berkali-kali memanggil nama cucunya itu.
Baca juga: Diduga Dianiaya Senior, Polisi Muda Polda Kepri Meninggal Dunia
Hingga berita ini diterbitkan, jenazah Natanael belum tiba di rumah duka. Sebelumnya ditangani di RS Bhayangkara Polda Kepri, Nongsa, untuk proses autopsi.
Natanael merupakan putra dari pasangan Royamser Simanungkalit dan Rosdewi Br Napitupulu. Personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025 itu ditemukan meninggal dunia di Mess Bintara Remaja Polda Kepri. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum senior.
Dugaan ini mencuat setelah jasad korban ditemukan dengan sejumlah luka lebam di bagian tubuh, terutama di punggung. Pihak orangtua disebut mengetahui kepergian anak keduanya dari empat bersaudara itu, pada Selasa, 14 April 2026 sekira pukul 03.00 WIB.
Jefri Simanungkalit Adik dari Bapak Natanael yang ditemui di rumah duka Mengatakan Kami dapat informasi jam 3 subuh
" Kami dapat telpon dari Seniornya jam 3 subuh dibilang hanya accident aja, kami langsung kesana dan sudah ditutupi kain. Saya yang pertama memegang jenazahnya badannya penuh member, sama Kepala bagian belakang," Ujarnya.
Ia pun mengatakan sebelumnya Jam 8 malam Natanael masih video call dengan orang tuanya dan adik adiknya menanyakan kabar.
" Jam 8 malam itu dia masih video call sama bapak mamaknya dan adek adeknya menanyakan kabar, tidak ada apa apa masih baik baik ajanya, tapi jam 3 kami dapat kabar sudah seperti ini, saya yakin ini di keroyok soalnya kalau satu lawan satu masih bisa itu dia lawan karena dia bisa karate," Ujar Jefri
Menurut pihak keluarga, Natanael hanya mencerita kesehariannya bila berkomunikasi menggunakan telepon.
Sementara Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan waktu kematian dan apakah terjadi pengeroyokan terhadap korban.
“Belum dapat diketahui apakah pengeroyokan atau tidak, namun beberapa personel sudah diamankan dan dalam proses pemeriksaan,” ujar Nona melalui pesan WhatsApp, Selasa, 14 April 2026.
Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, juga menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.
Baca juga: Ada Dua Korban dalam Kasus Kematian Polisi Muda, Propam Polda Kepri Periksa 8 Personel
Ia menegaskan telah memerintahkan Kabid Propam dan Dirreskrimum Polda Kepri untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara tuntas, profesional, dan transparan.
“Kapolda menyampaikan turut berduka atas peristiwa yang terjadi dan telah memerintahkan Kabid Propam serta Dirreskrimum untuk melakukan proses hukum secara tuntas. Polda Kepri tidak akan mentolerir pelanggaran sekecil apa pun,” ujar Nona Pricillia. (Jam).
Komentar Via Facebook :