Perluas Jangkauan, Trans Batam Targetkan Masuk SMAN 3 Botania dan Bandara Hang Nadim

Perluas Jangkauan, Trans Batam Targetkan Masuk SMAN 3 Botania dan Bandara Hang Nadim

Pemerintah Kota Batam melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Jasa Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memperluas jangkauan layanan bus Trans Batam. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Jasa Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memperluas jangkauan layanan bus Trans Batam.

Salah satu target prioritas ke depan adalah membuka akses ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah padat penduduk namun belum terjangkau transportasi publik secara maksimal.

Kepala UPTD Pelayanan Jasa Transportasi Dishub Kota Batam, Bambang Sucipto mengatakan bahwa saat ini layanan Trans Batam sebenarnya sudah menjangkau titik-titik krusial di Kota Batam.

Beberapa wilayah seperti Nongsa, Tanjung Uncang, hingga Sekupang sudah masuk dalam rute operasional rutin setiap harinya.

Terkait akses pendidikan, Bambang menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang berada di jalur utama sudah terlayani dengan baik. Contohnya adalah kawasan sekolah di Yos Sudarso, Politeknik Negeri Batam, hingga SMK Negeri 1 Batam yang lokasinya berada di jalur protokol.

"Sudah bisa kita jangkau untuk sekolah-sekolah yang berada di jalur utama," ujarnya.

Namun, untuk sekolah yang lokasinya agak masuk ke dalam atau jauh dari jalan utama, pihak Dishub masih terkendala infrastruktur jalan. Salah satu yang menjadi perhatian masyarakat adalah akses menuju SMA Negeri 3 di kawasan Botania.

Bambang mengungkapkan bahwa rencana rute ke sekolah tersebut sudah masuk dalam perencanaan, namun saat ini armada bus belum bisa masuk karena kendala teknis di lapangan.

"Kalau SMA 3 itu di Botania, jalurnya sudah ada perencanaan ke sana. Cuma saat ini jalannya itu belum dilebarkan, jadi untuk Trans Batam masuk belum bisa," tambahnya.

Bambang menyebut bahwa realisasi rute menuju SMA Negeri 3 tersebut diperkirakan baru bisa terlaksana paling lambat pada tahun 2027 mendatang. Hal ini mengikuti progres pembangunan dan pelebaran jalan yang direncanakan mulai dikerjakan secara bertahap pada tahun ini.

Menurutnya, jika pengerjaan jalan selesai tepat waktu, akses transportasi publik bagi siswa di sana akan segera dibuka.

"Paling lambat tahun depan atau 2027, karena tahun ini jalannya sudah mulai dibangun dan dilebarkan," ungkapnya.

Selain rencana perluasan rute ke sekolah, Dishub Batam juga fokus pada peningkatan kualitas layanan pada 17 rute yang sudah ada saat ini. Bambang menegaskan bahwa untuk tahun ini pihaknya lebih mengutamakan peningkatan efisiensi dibandingkan menambah jumlah rute baru secara besar-besaran.

Tahun ini ada sekitar 17 rute, tidak ada penambahan cuman peningkatan saja. Peningkatan itu contohnya waktu tunggu yang tadinya 30 menit kita potong menjadi 20 menit, ujarnya.

Langkah ini diambil agar masyarakat pengguna jasa Trans Batam mendapatkan kepastian jadwal dan tidak menunggu terlalu lama di halte.

Selain itu, Bambang juga membocorkan rencana strategis lainnya, yakni menghubungkan layanan bus Trans Batam dengan pintu gerbang masuk kota melalui bandara.

"Direncanakan tahun ini juga ada rencana masuk bandara," tutupnya

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :