Tesla Akhiri Produksi Model S & X dengan Signature Series Eksklusif

Tesla Akhiri Produksi Model S & X dengan Signature Series Eksklusif

Tesla mengakhiri era terpanjangnya di industri mobil listrik dengan cara yang intim dan penuh makna.

Nurjali

Batam, Batamnews — Seperti penutup sebuah buku yang ditulis dengan tinta emas, Tesla mengakhiri era terpanjangnya di industri mobil listrik dengan cara yang intim dan penuh makna. 

Bukan dengan konferensi pers besar atau kampanye global, melainkan melalui 350 unit spesial yang hanya dipersembahkan bagi mereka yang mendapat undangan langsung: Signature Series Model S dan Model X.

Tesla memproduksi 250 sedan Model S dan 100 SUV Model X dalam balutan cat Garnet Red eksklusif yang dipadukan dengan aksen emas mengkilap. Setiap unit membawa identitas unik: lencana interior bernomor ("1 dari 250", misalnya), emblem Tesla "T" berwarna emas di bagian depan, lencana Plaid emas di belakang, serta interior putih premium dengan sentuhan Alcantara dan lis emas pada jok. 

Baca juga: Deepal S05 Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Jadi Mobil REEV Pertama di Tanah Air

Model S dilengkapi rem keramik karbon dengan kaliper emas, sementara Model X mempertahankan kaliper merah Plaid standar dengan velg 22 inci yang gagah.

Yang membedakan seri ini bukan hanya estetika. Setiap pembeli mendapatkan "Paket Luxe": Full Self-Driving (Supervised), akses Supercharging seumur hidup, empat tahun layanan premium, dan Premium Connectivity gratis selama masa pakai kendaraan. Sebuah paket lengkap sebagai tanda terima kasih atas kepercayaan pemilik setia Tesla.

Harganya? Model X Signature dibanderol $159.420 sebelum biaya pengiriman—sekitar $30.000 lebih tinggi dari Model X Plaid standar yang kini dijual seharga $129.990. Untuk Model S Signature, meski belum dikonfirmasi resmi, Electrek memperkirakan kisaran $155.000 dengan struktur premium serupa.

Yang perlu dicatat: tidak ada halaman pemesanan publik. Tidak ada antrean online. Akses ke Signature Series hanya terbuka bagi pemilik yang menerima email undangan langsung dari Tesla. Eksklusivitas yang disengaja, sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Tesla merencanakan acara perayaan pada Mei mendatang, digambarkan berlangsung "saat matahari terbenam". Bukan sekadar pilihan waktu, melainkan metafora: penutup indah bagi dua model yang menjadi fondasi reputasi Tesla. 

Model S pertama kali dikirim pada Juni 2012, diikuti Model X pada 2015. Keduanya membantu mendefinisikan apa artinya berkendara listrik di era modern.

Pengumuman akhir program ini sebenarnya telah disampaikan Elon Musk lebih awal. Dalam panggilan pendapatan kuartal IV Tesla 2025 pada Januari, Musk menyebut penghentian produksi Model S dan X sebagai "pemutusan hubungan kerja yang terhormat". Alasan di baliknya strategis: jalur perakitan di pabrik Fremont, California, akan dialihfungsikan untuk memproduksi robot humanoid Optimus—dengan target kapasitas hingga satu juta unit per tahun.

Sejak akhir Maret, Tesla telah sepenuhnya menghentikan penerimaan pesanan khusus untuk Model S dan Model X. Saat itu, stok global kedua model tersisa sekitar 600 unit. Signature Series kini bukan hanya edisi spesial ini adalah unit terakhir yang akan pernah diproduksi dari dua nama legendaris tersebut.

Baca juga: Toyota Tak Terkejar, Simak 10 Besar Merek Mobil dengan Penjualan Tertinggi Februari 2026

Bagi Tesla, ini adalah transisi. Bagi penggemar, ini adalah momen bersejarah. Dan bagi 350 pemilik beruntung yang mendapat undangan, Signature Series bukan sekadar mobil. Ini adalah kepingan sejarah yang bisa mereka kendarai.

Era Model S dan X mungkin berakhir. Tapi jejak yang mereka tinggalkan—sebagai pelopor yang membuktikan mobil listrik bisa cepat, mewah, dan diinginkan—akan tetap melaju, jauh melampaui garis finis produksi terakhir di Fremont.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :