Bertemu Warga Sekupang, Wali Kota Amsakar Ajak Jaga Jari di Medsos dan Fokus Bangun Batam

Bertemu Warga Sekupang, Wali Kota Amsakar Ajak Jaga Jari di Medsos dan Fokus Bangun Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kembali turun ke tengah masyarakat. Kali ini, giliran warga Kecamatan Sekupang yang disambangi dalam acara halalbihalal di Aula SD Kartini 1 Sekupang, Sabtu (4/4/2026) malam. (Foto: dok.Diskominfo Batam)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kembali turun ke tengah masyarakat. Kali ini, giliran warga Kecamatan Sekupang yang disambangi dalam acara halalbihalal di Aula SD Kartini 1 Sekupang, Sabtu (4/4/2026) malam.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung bagi Amsakar untuk bicara jujur soal capaian dan tantangan kota.

Di hadapan warga, Amsakar tampil rendah hati namun tegas. Atas nama pribadi, keluarga, dan pasangannya, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, ia menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Namun, ia juga melontarkan pesan kuat soal etika berkomunikasi di era digital.

Amsakar mengingatkan bahwa kebersihan hati harus tercermin dari perilaku sehari-hari, termasuk saat memegang ponsel.

“Jaga lisan dan jari di media sosial agar tidak menyakiti orang lain. Mari jadikan momentum ini untuk saling menguatkan,” ujarnya.

Memimpin kota dengan 1,3 juta jiwa diakui Amsakar bukanlah tugas ringan. Ia secara terbuka meminta maaf atas keterbatasan selama satu tahun lebih masa kepemimpinannya. Meski demikian, ia menyuguhkan data yang sulit dibantah sebagai bukti kerja keras pemerintah.

Ekonomi Batam sedang berada di jalur cepat. Investasi meroket hingga 155,5 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam kini bertengger di peringkat kelima terbaik se-Sumatera. Yang paling krusial, angka kemiskinan berhasil dipangkas dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

“Capaian ini dapat diukur secara objektif. Ketika ekonomi tumbuh, IPM meningkat, dan kemiskinan menurun, maka kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat juga ikut membaik,” jelasnya.

Sektor pariwisata pun tak mau kalah saing. Kunjungan turis asing melonjak dari 1,3 juta di tahun 2024 menjadi 1,6 juta pada 2025.

Meski dihujani prestasi, Amsakar tidak menutup mata. Ia menegaskan bahwa pemerintah masih punya pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera tuntas. Masalah klasik seperti pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, hingga penanganan banjir tetap menjadi prioritas utama.

Ia menekankan bahwa semua keberhasilan ini adalah buah manis kolaborasi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan rakyat Batam sendiri.

Menutup arahannya, Wali Kota mengajak warga untuk tidak goyah oleh dinamika global maupun narasi negatif yang memecah belah. Ia meminta warga fokus menjaga kondusivitas kota.

“Hentikan narasi yang saling melemahkan. Mari bersinergi, dukung pembangunan, dan jaga kebersihan kota demi citra Batam yang lebih baik,” pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :