Tesla Diduga Tabrak Lari di Simpang Nagoya Thamrin Batam, Korban Alami Baret Panjang
Sebuah insiden dugaan tabrak lari terjadi di kawasan padat lalu lintas Simpang Lampu Merah Nagoya Thamrin, Batam, pada Senin (23/2/2025) pagi. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Sebuah insiden dugaan tabrak lari terjadi di kawasan padat lalu lintas Simpang Lampu Merah Nagoya Thamrin, Batam, pada Senin (23/2/2025) pagi. Sebuah mobil listrik mewah bermerek Tesla berwarna hitam dengan nomor polisi BP 29 EV (Plat Hijau) dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian setelah menyenggol mobil pengendara lain.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.50 hingga 10.00 WIB, saat arus kendaraan mulai bergerak karena lampu lalu lintas berubah hijau. Korban berinisial P saat itu tengah melaju mengikuti kendaraan di depannya.
Secara tiba-tiba, mobil Tesla hitam tersebut diduga melakukan manuver atau benturan yang mengenai sisi belakang mobil korban. Berdasarkan diagram kejadian yang diunggah korban, mobil Tesla (BP 29 EV) datang dari arah samping belakang dan menyenggol bagian bodi mobilnya sebelum melaju dengan cepat.
P mengaku tidak sempat merekam kejadian karena sedang fokus menyetir dan tidak memiliki kamera pemantau (dashcam) di kendaraannya. Meski demikian, ia memastikan mengingat dengan jelas ciri kendaraan dan nomor pelatnya.
"Mobilnya sudah jelas menabrak dari belakang, tapi tidak ada itikad baik untuk menepi. Minta maaf pun tidak, malah langsung 'ngacir' (kabur)," ujar P saat memberikan keterangan.
Akibat insiden tersebut, mobil korban mengalami kerusakan berupa baret panjang dan cukup dalam pada bagian bodi samping belakang yang berwarna hitam, sebagaimana terlihat dalam foto yang dilampirkan.
Karena lokasi kejadian berada di salah satu persimpangan besar di Kota Batam yang dilengkapi kamera pemantau lalu lintas, korban berharap aparat berwenang dapat menelusuri rekaman CCTV (ATCS) di kawasan Simpang Nagoya Thamrin guna mengidentifikasi kendaraan tersebut dan menindaklanjuti kasus ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden tersebut.

Komentar Via Facebook :