Sehari Dua Karhutla Terjadi di Lingga, Total Lahan Terbakar Capai 3 Hektare

Sehari Dua Karhutla Terjadi di Lingga, Total Lahan Terbakar Capai 3 Hektare

Tim Gabungan saat memadamkan api akibat karhutla di Desa Keton. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi sekaligus di Kabupaten Lingga pada Minggu (15/2/2026). Peristiwa ini sempat mengkhawatirkan warga karena terjadi di dua kecamatan berbeda dalam selang waktu beberapa jam.

Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyidikan pihak Polsek Daik.

Kepala Pelaksana BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan pihaknya menerima laporan dari koordinator lapangan TRC BPBD, Amrullah, terkait kebakaran lahan di dekat jalan menuju Desa Keton.

"Kemudian kita meneruskan Danton Damkar Daik Lingga, piket dan semua anggota Damkar Daik. Kemudian TRC-BPBD Dan Damkar mempersiapkan peralatan langsung menuju kelokasi tersebut dan melakukan pemadaman," kata dia kepada batamnews, Senin (16/2/2026).

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas lebih kurang 30×50 meter persegi. Berkat kerja sama tim gabungan, api berhasil dipadamkan sebelum meluas.

"Setelah aman, pukul 19.30 WIB anggota kembali ke pos dalam kondisi aman terkendali," sebutnya.

Kebakaran yang terjadi di Bukit Asam, Dabo Singkep. (Foto: istimewa)

Belum lama berselang, kebakaran kedua terjadi di hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB di Bukit Asam, Jalan Setajam RT 001/RW 001, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep. Penyebab kebakaran juga belum diketahui dan masih dalam penyidikan pihak Polsek Dabo.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh AIPTU Jeffry Zona Smaza yang melihat titik api dari rumahnya sekitar pukul 18.30 WIB.

"Melihat adanya titik api kebakaran, AIPTU Jeffry Zona Smaza bergegas cepat untuk menghubungi Personil TRC-BPBD dan Danton Damkar Unit Singkep," kata Okta.

Mendapat laporan tersebut, personel TRC-BPBD dan Damkar Unit Singkep segera menyiapkan kendaraan serta peralatan menuju lokasi.

Pada pukul 19.10 WIB, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api diduga berasal dari sebuah pondok lama yang sudah tidak digunakan.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar, titik api bermula dari sebuah pondok yang sudah lama tidak digunakan, kemudian angin yang berhembus kencang menyebabkan api cepat menyebar ke Lokasi disekitarnya," sebut dia.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.25 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai lebih kurang 30.000 meter persegi atau sekitar 3 hektare.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dua kejadian karhutla dalam sehari ini menjadi perhatian serius. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran di kedua lokasi tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :