Nahkoda TB Trans Permata 5 Hilang di Perairan Senayang, Tim SAR Gabungan Turun Tangan
Tim SAR kerahkan personil untuk melakukan pencarian terhadap Nahkoda Kapal yang hilang.
Tanjungpinang, Batamnews – Senin malam itu, laut tampak biasa saja. Namun di atas kapal TB Trans Permata 5, para kru mulai merasa ada yang janggal.
Sekitar pukul 20.00 WIB, seorang awak kapal berjalan menuju kabin nahkoda. Sudah waktunya pergantian jaga. Namun saat pintu diketuk dan nama Padang Delli Setiyawan (41) dipanggil, tak ada sahutan.
Langkah kaki berpacu. Satu per satu ruangan diperiksa. Seluruh area kapal disisir. Namun nahkoda berusia 41 tahun itu tak juga ditemukan. Hanya kabin kosong yang tersisa.
Baca juga: 20 Hari Menjabat, Polresta Barelang Ungkap 12 Kasus Narkoba & Amankan 19 Tersangka
Kru mulai cemas. Dugaan mengarah pada kemungkinan terburuk: korban terjatuh ke laut atau man over board. Saat terakhir, Padang masih terlihat di kabin sekitar pukul 19.00 WIB. Satu jam kemudian, ia hilang.
Laporan baru diterima tim SAR pada Selasa pagi 10 Februari 2026. Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung bergerak.
Humas SAR Basarnas Tanjungpinang, Azizi, membenarkan laporan itu diterima dari pihak PLP Tanjung Uban pukul 08.25 WIB.
“Satu orang nahkoda kapal diduga jatuh ke laut di perairan Senayang,” ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.
Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Lingga pun disiagakan. Lima personel diterjunkan dengan membawa peralatan SAR lengkap—alat komunikasi, perlengkapan medis, hingga peralatan evakuasi.
Pukul 08.45 WIB, RIB 05 meluncur. Laut terbentang, tujuan jelas: lokasi terakhir korban diduga jatuh. Estimasi tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WIB.
“Tim masih bergerak menuju titik kejadian. Penyisiran akan segera dilakukan di area yang diduga menjadi titik jatuhnya korban,” kata Azizi.
Baca juga: 19 Pengedar Narkoba di Batam Ditangkap, Polisi Sita 1,1 Kg Sabu hingga 238 Liquid Etomidate
Operasi ini melibatkan Basarnas Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Lingga, PLP Tanjung Uban, dan agen kapal TB Trans Permata 5.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih dalam perjalanan. Pencarian akan dilakukan sejak tiba di lokasi.
Azizi memastikan perkembangan situasi akan disampaikan secara berkala. Perairan Senayang, yang pagi itu tampak tenang, kini menjadi saksi bisu upaya manusia mencari sesamanya.
Komentar Via Facebook :