Antisipasi Kendala Pasokan Pangan, Wagub Kepri Perkuat Sinergi Lintas Provinsi
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, memberikan perhatian serius terhadap tantangan pasokan bahan pokok di wilayah Kepri menjelang perayaan Natal, Tahun Baru (Nataru), serta persiapan bulan suci Ramadhan.
Sebagai wilayah kepulauan yang bukan merupakan daerah basis pertanian, Kepri menghadapi tantangan logistik yang cukup kompleks, mulai dari ketergantungan pasokan luar daerah hingga faktor cuaca ekstrem yang kerap menghambat distribusi.
Wagub Nyanyang mengakui bahwa untuk memenuhi piring warga di seluruh kabupaten/kota, Pemprov Kepri tidak bisa berdiri sendiri. Ia menganalogikan Pemerintah Provinsi sebagai pengelola dapur besar yang harus memastikan stok tetap aman meski tidak memiliki kebun sendiri.
"Wilayah kita bukan daerah pertanian. Oleh karena itu, kunci utama menjaga stabilitas pasokan adalah melalui kerja sama berkesinambungan dengan daerah penghasil. Kami telah berkoordinasi dengan 10 Gubernur se-Sumatera, serta menambah jangkauan kerja sama hingga ke Sulawesi Selatan dan Jawa Timur," ujar Nyanyang.
Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas esensial seperti beras, gula, dan minyak goreng tetap tersedia di tingkat provinsi tanpa ada kekurangan.
Selain masalah sumber pasokan, kendala distribusi menjadi sorotan, terutama untuk daerah-daerah yang jauh seperti Kabupaten Lingga. Nyanyang mengungkapkan bahwa cuaca buruk belakangan ini menjadi faktor utama yang sempat menghentikan pengiriman barang ke beberapa titik.
"Hambatan utama saat ini adalah faktor cuaca yang kurang bersahabat. Pengiriman barang sempat terhambat, namun kami terus memantau dan berharap distribusi kembali lancar seiring membaiknya kondisi di laut," tambahnya.
Meskipun ada kendala distribusi akibat cuaca, Nyanyang menegaskan bahwa secara keseluruhan stok pangan di gudang Bulog dalam kondisi aman dan terkontrol. Pemerintah menjamin ketersediaan sembako untuk masyarakat hingga hari raya mendatang.
Untuk memastikan harga tetap terjangkau di tengah kendala pasokan tersebut, Pemprov Kepri terus menggalakkan program pasar murah.
"Kami bekerja sama langsung dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menggelar pasar murah. Tujuannya agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga stabil, meski jalur logistik kita seringkali dihadapkan pada tantangan cuaca," tutupnya.

Komentar Via Facebook :