Pemkot Batam dan IKSB Kirim Bantuan 7 Truk ke Sumbar, Sistem Pendampingan Per Wilayah

Pemkot Batam dan IKSB Kirim Bantuan 7 Truk ke Sumbar, Sistem Pendampingan Per Wilayah

Pelepasan Bantuan 7 Truk ke Sumbar dengan Sistem Pendampingan Per Wilayah.

Nurjali

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam bersama Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam resmi memberangkatkan bantuan kemanusiaan skala besar untuk korban bencana di Sumatera Barat. 

Sebanyak tujuh truk bermuatan logistik dasar dilepas pada Rabu, 17 Desember 2025, menuju wilayah-wilayah terdampak terparah.

Ketua IKSB Kota Batam, Maryon, menyatakan bantuan ini sebagai wujud solidaritas sesama perantau Minang di Batam.

Baca juga: Update Koperasi Merah Putih di Batam: Wali Kota Tekankan Tata Kelola & Stabilitas Harga

“Kami turut merasakan kesedihan mendalam. Dampak bencana ini parah, banyak korban jiwa dan masih ada yang hilang. Semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ujar Maryon dalam pelepasannya.

Bantuan yang dikirim berfokus pada kebutuhan pengungsi, berupa sembako, beras, mi instan, air mineral, serta kebutuhan khusus seperti susu, perlengkapan bayi, dan pakaian layak pakai.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, IKSB menerapkan sistem pendampingan berbasis wilayah. Setiap truk akan dikawal oleh perwakilan dari kabupaten asal di Sumatera Barat.

“Bantuan ini dibagi per kecamatan terdampak. Misalnya untuk Agam, Tanah Datar, dan Solok, masing-masing ada pendampingnya. Setiap truk sudah dialokasikan sesuai kebutuhan wilayah,” jelas Maryon.

Armada bantuan akan menempuh perjalanan melalui kapal Roro, lalu melanjutkan perjalanan darat via Pekanbaru menuju Bukittinggi. Bantuan diperkirakan tiba di Sumatera Barat pada Jumat, 22 Desember 2025.

Senada dengan Maryon, Arlon, pengurus IKSB yang juga Anggota DPRD Kota Batam, menekankan pentingnya koordinasi dan bantuan yang substansial di tengah kondisi lapangan yang dinamis.

Baca juga: PP 25/2025 Berlaku, Urusan Izin di Batam Kini Didominasi BP Batam

“Siapa pun boleh membantu, selama tujuannya positif. Namun kami ingatkan, jangan sampai ini jadi ‘wisata bencana’. Yang dibutuhkan adalah bantuan nyata, sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka yang terdampak,” kata Arlon.

IKSB berharap aksi ini memicu kepedulian yang lebih luas. Mereka akan terus memantau perkembangan di lapangan dan tetap membuka saluran bagi masyarakat Batam yang ingin berkontribusi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :