Pemko Batam Tebar Sembako Bersubsidi di 47 Titik Jelang Natal dan Tahun Baru
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyerahkan secara simbolis paket sembako bersubsidi kepada masyarakat Kecamatan Sagulung. Kegiatan tersebut digelar di SP Plaza Sagulung, Kota Batam, Sabtu (13/12/2025). (Foto: MC Batam)
Batam, Batamnews – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyerahkan secara simbolis paket sembako bersubsidi kepada masyarakat Kecamatan Sagulung. Kegiatan tersebut digelar di SP Plaza Sagulung, Kota Batam, Sabtu (13/12/2025).
Program pasar murah ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Batam untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Usai membuka kegiatan dan menyerahkan paket sembako, Amsakar dan Li Claudia yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah meninjau langsung pelaksanaan pasar murah di lima titik yang tersebar di Kecamatan Sagulung.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan pasar murah bersubsidi merupakan instrumen penting untuk menjaga stabilitas ekonomi warga. Inflasi yang terkendali, kata dia, akan berdampak langsung pada kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Kegiatan ini sengaja kami susun bersama Ibu Wakil untuk membantu masyarakat Batam sekaligus sebagai langkah konkret menekan laju inflasi,” ujar Amsakar.
Ia menjelaskan, pengendalian inflasi juga menjadi perhatian serius pemerintah pusat melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang secara rutin memantau dan membahas perkembangan harga komoditas strategis.
“Secara nasional, isu ini dibahas setiap minggu. Ini bentuk atensi negara agar masyarakat tidak terbebani harga tinggi, khususnya untuk kebutuhan pokok,” tambahnya.
Pasar murah bersubsidi ini dilaksanakan pada 10 hingga 17 Desember 2025 dan tersebar di 47 titik se-Kota Batam. Tahun ini, Pemko Batam menyiapkan 52.500 paket sembako yang masing-masing berisi 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Untuk Kecamatan Sagulung sendiri, dialokasikan sebanyak 6.600 paket.
Amsakar menyebut harga paket sembako tersebut di pasaran bisa mencapai lebih dari Rp200 ribu. Melalui program subsidi, masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp100 ribu per paket.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat Batam. Ini adalah salah satu bentuk bakti kami kepada seluruh warga Batam,” katanya.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyinggung sejumlah capaian pembangunan yang diraih Pemko Batam, mulai dari peningkatan nilai investasi hingga pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut angka kemiskinan di Batam berhasil ditekan hingga berada di kisaran 8 persen.
“Ini menunjukkan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat, bantuan untuk lansia, intervensi pengendalian harga, hingga program seragam sekolah gratis benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar mengingatkan camat dan lurah untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong, terutama di wilayah rawan banjir, mengingat cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada Desember. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.
“Tahun lalu, jumlah pendatang ke Batam mencapai 3,6 juta orang. Jangan sampai citra Batam tercoreng karena persoalan sampah. Alhamdulillah, kondisi kebersihan kota sudah mulai membaik dan harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :