Razia Gudang Sagulung, Polresta Barelang Sita 5 Truk Barang Impor Bekas

Razia Gudang Sagulung, Polresta Barelang Sita 5 Truk Barang Impor Bekas

Kapolresta Barelang Saat Melakukan Penindakan Terhadap Mobil Yang Membawa Balpress yang diduga ilegal di kawasan Sagulung, Kota Batam. Aksi ini dilakukan pada Sabtu (8/11) siang. Foto : Dokumen Kapolresta Barelang

Nurjali

Batam, Batamnews - Polresta Barelang kembali mengamankan aktivitas bongkar muat barang impor bekas yang diduga ilegal. Kali ini, operasi digelar di kawasan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu, 8 November 2025 sore.

Kombes Pol Zaenal Arifin, Kapolresta Barelang, turun langsung memimpin operasi. Saat tiba di lokasi di Jalan Pelagahan Sagulung, polisi menemukan sebuah truk sedang memindahkan barang dari kontainer. Aktivitas itu langsung dihentikan karena diduga melanggar aturan impor dan kepabeanan.

Polisi mengamankan lima unit truk yang terlibat, yaitu Mitsubishi Fuso BP 8237 EA, BP 9734 ZB, BP 8251 DQ, serta dua unit Hino bernomor polisi BP 8289 DU dan BP 8227 DU. Kelima truk berikut muatannya diamankan sebagai barang bukti.

Baca juga: Sidak Mendadak Polresta Barelang di Batam Pastikan Harga Beras Sesuai HET

Tak hanya kendaraan, 25 orang yang berada di lokasi juga diamankan. Mereka adalah para sopir dan pekerja yang sedang memindahkan barang. Saat ini, seluruhnya sedang dimintai keterangan.

Zaenal mengatakan, operasi ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di gudang tersebut. 

"Begitu laporan kami terima, tim langsung bergerak. Kami menemukan aktivitas bongkar barang impor bekas tanpa izin yang sah," ujarnya.

Seluruh truk dan kontainer telah dibawa ke Mapolresta Barelang untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga menelusuri dokumen pengiriman dan asal-usul barang untuk memastikan jenis pelanggaran yang terjadi.

Zaenal menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik penyelundupan barang ilegal. "Kami tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang mencoba merusak ketertiban ekonomi dan hukum di Batam," tegasnya.

Baca juga: 'Seperti Bom Meledak': Pengakuan Nurul Najihah Saat Power Bank Meledak dan Bakar Kamarnya

Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. "Kita masih mendalami kasus ini, sejumlah saksi juga masih diperiksa," pungkas Zaenal.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :