Hoax Terawet di Dunia
Sultan Hamid Al Qadrie berjabat tangan dengan PM Belanda, Willem Dress.
Oleh: Abang Mat
Proklamasi
Kami bangsa Riau di (kepulauan) Riau dengan ini menyatakan kemerdekaan (kepulauan) Riau.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dll, diselenggarakan secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Batam, hari 8 bulan 11 tahun 2025
Atas nama bangsa Riau
Abang Mat
-------
Apakah hanya dengan sebuah naskah proklamasi ini (kepulauan) Riau otomatis merdeka? Tidak. Oke sekarang kita akan membahas tentang isi naskah proklamasinya Sukarno Hatta. Dari siapakah pemindahan kekuasaan yang diberitakan dalam naskah proklamasi yang sangat legendaris itu? Dari Belanda? Dari Jepang? Atau dari Majapahit?
Oke, karena pemerintah pusat dan sejarawan sering mengatakan Indonesia 350 tahun dijajah Belanda, jadi saya anggap pemindahan kekuasaan yang diberitakan Sukarno Hatta dalam naskah proklamasi itu dari Belanda. Benarkah ada pemindahan kekuasaan dari belanda pada 17 agustus 1945?
Kenyataannya adalah tak pernah ada peristiwa pemindahan kekuasaan dari Gubernur Jendral Hindia Belanda kepada Sukarno Hatta di tahun 1945. Kenapa tak ada? Karena memang tak pernah ada pemindahan kekuasaan dari Belanda kepada Indonesia yang diproklamasikan Sukarno Hatta.
Terus, dari siapa pemindahan kekuasaan yang dimaksud Soekarno Hatta dalam naskah proklamasi itu? Apakah dari Jepang? Oke bisa jadi dari Jepang, karena yang ada di Jakarta pada saat Sukarno Hatta memproklamasikan naskah itu adalah Jepang. Tapi benarkah ada pemindahan kekuasaan dari Jepang?
Kenyataannya adalah tak ada satupun tanda tangan pejabat Jepang dalam naskah proklamasi itu, seperti pemindahan kekuasaan yang terjadi dalam perjanjian Kalijati. Lagipula, apakah Jepang berhak memindahkan kekuasaan kepada Sukarno Hatta? Yang mengaku-ngaku sebagai wakil dari bangsa Indonesia? Jelas tidak.
Jadi dari negara mana pemindahan kekuasaan yang diberitakan dalam naskah proklamasi itu? Belanda atau Jepang? Tak jelas !!!
Keadaan yang terjadi pada waktu itu adalah Jepang kalah perang. Jepang kalah perang dari siapa? Jepang kalah perang dari Amerika Serikat. Apakah Jepang masih berhak terhadap wilayah Hindia Belanda? Jelas tidak. Jadi negara mana yang berhak terhadap wilayah Hindia Belanda setelah dikalahkannya Jepang? Negara yang berhak adalah negara yang mengalahkan Jepang, yaitu Amerika Serikat. Dan negara-negara lindungan Amerika Serikat.
Adakah pemindahan kekuasaan dari Amerika kepada Indonesia pada waktu itu? Tak pernah ada. Kenyataan yang terjadi pada waktu itu adalah Jepang patuh dibawah kekuasaan Amerika dan setelah itu NICA datang ke Indonesia melalui mandat yang didapatkannya. Jadi tak pernah ada pemindahan kekuasaan seperti yang diberitakan Sukarno Hatta dalam naskah proklamasi itu. Karena tak adanya pemindahan kekuasaan, itu artinya negara yang diproklamasikan Sukarno Hatta tak ada kekuasaan. APAKAH NEGARA YANG TAK MEMILIKI KEKUASAAN ADALAH SEBUAH NEGARA? Ya jelas bukan !!
Itu yang pertama, sekarang yang kedua. Wilayah yang diaku-akui Sukarno Hatta adalah seluruh wilayah Hindia Belanda, artinya dari pulau Sumatra sampai pulau Papua. Dari Sumatra sampai Papua itu ada banyak wilayah yang kembali merdeka setelah dibebaskan dari Jepang (sesuai dengan yurisdiksinya masing-masing), contohnya adalah (kepulauan) Riau. Sebelum peristiwa proklamasi itu, adakah pernah terjadi pemindahan kekuasaan dari pemimpin (kepulauan) Riau kepada Sukarno Hatta? Kalau ada, mana buktinya? Dokumennya? Bukti pemindahan kekuasaan dari pemimpin (kepulauan) Riau kepada Sukarno Hatta? Tak ada.
Terus, kekuasaan apa saja yang dipindahkan kepada Indonesianya Sukarno Hatta itu? Apakah kekuasaan terhadap keamanan di wilayah (kepulauan) Riau? Atau kekuasaan terhadap semua asset (kepulauan) Riau? Misalnya gedung, pelabuhan, dan semua perkebunan. Apakah semua kekuasaan milik suku Melayu (kepulauan) Riau dipindahkan kepada Indonesia? Hingga suku Melayu hilang semua kuasanya? Setidak bijak itukah pemimpin melayu (kepulauan) Riau? Tentu tidak.
Yang terjadi di (kepulauan) Riau pada tahun 1946 justru pengesahan kekuasaan pemerintahan (kepulauan) Riau kepada Encik Mohamed Apan, sebagai kepala pemerintahan (kepulauan) Riau. Yang membuat suku Melayu (kepulauan) Riau kembali menjalankan pemerintahan di (kepulauan) Riau. Ini baru satu contoh yang terjadi di (kepulauan) Riau, begitu juga dengan di banyak wilayah lainnya dari Sumatra sampai Papua yang tak pernah mengalami peristiwa pemindahan kekuasaan seperti yang diberitakan dalam naskah proklamasinya Sukarno Hatta itu.
Jadi dari negara manakah terjadinya pemindahan kekuasaan yang diberitakan Sukarno Hatta dalam naskah proklamasi yang sering dianggap suci itu? Jawabannya adalah tidak ada dari negara manapun.
Yang ketiga, dalam naskah proklamasi itu ada kalimat "diselenggarakan dengan cara seksama". Kita telaah kalimat ini berdasarkan kenyataan sejarah pada waktu itu. Apakah pernah ada peristiwa pemindahan kekuasaan yang diselenggarakan dengan cara seksama, seperti yang diberitakan Sukarno Hatta dalam naskah proklamasi itu? Adakah Sukarno Hatta pernah berjumpa pemimpin (kepulauan) Riau sebelum dia memberitakan proklamasinya itu? Dan membuat kesepakatan bersama untuk memindahkan kekuasaan dari (kepulauan) Riau kepada Indonesia? Tak pernah ada.
Pernah adakah pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada Sukarno Hatta yang diselenggarakan secara seksama? Seperti peristiwa pemindahan kekuasaan dari kerajaan Belanda kepada kekaisaran Jepang di tahun 1942? Jawabannya adalah sama sekali tak ada. Jadi tak pernah ada pemindahan kekuasaan yang diselenggarakan dengan cara seksama, baik itu dari kekaisaran Jepang, kerajaan Belanda, dan pemerintah (kepulauan) Riau, kepada Indonesianya Sukarno Hatta yang waktu itu masih di awang-awang.
Yang keempat, kata "kemerdekaan". Dalam naskah proklamasi itu dikatakan "kami bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaan". Indonesia menyatakan kemerdekaan? KAPAN INDONESIA DIJAJAH? Berapa lama Indonesia dijajah? Kalau memang Indonesia pernah dijajah, negara mana yang menjajah Indonesia? Pada zaman presiden yang mana Indonesia dijadikan negara jajahan? Apakah Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat memang sudah ada sebelum adanya peristiwa proklamasi itu?
Indonesia merdeka artinya adalah Indonesia bebas dari penjajahan. Kenyataannya adalah sebelum penyerahan kedaulatan di Belanda, yang namanya Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat tak pernah ada. Menyatakan kemerdekaan bukanlah artinya otomatis merdeka. Aceh dan Papua pun lebih dari sekali menyatakan kemerdekaannya, tapi kenyataannya apakah mereka (sudah) merdeka?
Jadi, indonesia sebenarnya tak pernah dijajah Belanda dan Sukarno Hatta bukanlah pihak yang sah mewakili seluruh wilayah yang mereka aku-akui (dari Aceh sampai Papua) pada waktu itu. Contoh negara yang merdeka dari penjajahan adalah Belanda. Belanda yang dijajah Jerman pada saat perang dunia kedua. Setelah Belanda dijajah Jerman, akhirnya Belanda merdeka dari penjajahan Jerman pada tahun 1945.
Yang kelima, kita bisa mendapati kesimpulan dari naskah proklamasi yang ditandatangani Sukarno Hatta itu adalah setelah terjadinya pemindahan kekuasaan, akhirnya Indonesia merdeka. Kenyataannya adalah sampai 26 Desember 1949 Indonesia sebagai sebuah rechsstaat belum wujud di dunia ini. Itu sebabnya sampai 26 desember 1949 tak ada satupun kedutaan besar Indonesia di negara lain.
Jadi apa intinya?
Intinya adalah apa yang dikatakan Sukarno Hatta dalam naskah proklamasi itu adalah kalimat yang tak berdasarkan kenyataan, alias bukan kenyataan. Kalau secara tiba-tiba Sukarno Hatta mengaku-ngakui seluruh bekas wilayah Hindia Belanda sebagai milik Indonesia, itu artinya sang proklamator bisa dianggap sebagai orang yang mengambil sesuatu yang bukan miliknya, atau mengaku-ngakui sesuatu yang bukan haknya.
Pemindahan kekuasaan yang sebenarnya adalah pada 27 Desember 1949 di Den Haag, dari kerajaan Belanda kepada Republik Indonesia Serikat. Sejak hari itulah Republik Indonesia Serikat berdiri sebagai sebuah negara berdaulat. Yang terdiri dari 16 negara bagian (state). Dan negara yang menerima penyerahan kedaulatan itu adalah Republik Indonesia Serikat yang di arsiteki Sultan Hamid II.
Jadi apa yang dialami bangsa Indonesia selama lebih dari 75 tahun ini adalah hasil dari korban propagandanya pemerintah negara kesatuan Republik Indonesia yang dimulai sejak tahun 1950. Karena setiap tahun bangsa Indonesia merayakan hari proklamasinya Sukarno Hatta sebagai hari kemerdekaannya, yang mana sebenarnya 17 Agustus 1945 itu bukanlah hari kemerdekaan bangsa Indonesia. 17 agustus 1945 adalah hari proklamasinya Sukarno Hatta.
Proklamasi 17 Agustus 1945 yang setiap tahun diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia adalah sebuah kebohongan yang terus diabadikan pemerintah negara kesatuan Republik Indonesia sejak zaman presiden Sukarno sampai zaman presiden Prabowo. Hasil PROPAGANDA SUKARNO HATTA dan semua pemerintah penerusnya telah berjaya membohongi seluruh rakyat Indonesia selama lebih dari 75 tahun.
Dari kejadian ini menunjukkan bahwa apa yang dikatakan Joseph Goebbels dalam satu teorinya yang terkenal itu memang ada benarnya. Kebohongan Sukarno Hatta yang legendaris itu bisa terus bertahan karena didukung oleh banyaknya orang-orang yang tak jujur di pemerintah pusat Indonesia, masih sangat feodalnya pola pikir rakyat Indonesia karena pemujaan yang terlalu berlebihan terhadap Sukarno, dan masih sangat kurangnya sumber-sumber berita pada masa lalu.
Tapi sehebat-hebatnya sebuah kebohongan tetaplah kebohongan, kebohongan tak akan pernah bertahan selamanya karena tak semua rakyat Indonesia bodoh dan takut mengatakan kebenaran. Berita bohong mengenai kemerdekaan bangsa Indonesia yang diberitakan dalam proklamasi 17 Agustus 1945 itu pada hari ini dikenal dengan istilah HOAX. Itulah contoh HOAX terbesar di dunia yang pernah dibuat umat manusia.
17 Agustus 1945 yang sejak tahun 1950 ditetapkan sebagai hari kemerdekaan bangsa Indonesia adalah sebuah kebohongan terbesar dalam sejarah, kebohongan terbesar yang pernah ada dalam sejarah dunia sejak berakhirnya perang dunia kedua. Dan penyebar berita bohong pertama dalam sejarah Indonesia itu adalah pemerintah pusat (ndonesia itu sendiri. Dari awal sudah salah.
-----
Penulis adalah seorang ras nusantara. Menganggap Laura Moane sebagai seleb Asia tercantik abad 21.

Komentar Via Facebook :