BP Batam Genjot PNBP Lewat Optimalisasi Aset Strategis, Fokus pada Bandara, Pelabuhan, dan Data Center

BP Batam Genjot PNBP Lewat Optimalisasi Aset Strategis, Fokus pada Bandara, Pelabuhan, dan Data Center

Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah memacu peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan mengoptimalkan pengelolaan sejumlah aset strategis, seperti pelabuhan, bandara, dan sektor industri data center.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah memacu peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan mengoptimalkan pengelolaan sejumlah aset strategis, seperti pelabuhan, bandara, dan sektor industri data center. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kemandirian pendapatan BP Batam di tengah terbatasnya sumber PNBP dari lahan.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, dalam pertemuan dengan awak media di Batam Center, Selasa (7/10/2025), mengungkapkan bahwa saat ini PNBP BP Batam baru mencapai Rp2,1 triliun. Ia menilai potensi Batam jauh lebih besar jika pengelolaan aset-aset strategis dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kita punya PNBP memang cuma 2,1 (triliun). Makanya sekarang potensi Batam itu sangat besar, makanya kami lebih gali lagi, di mana yang bisa menghasilkan PNBP selain lahan,” ujar Claudia.

Ia menjelaskan, selama ini sebagian besar PNBP BP Batam bersumber dari pengelolaan lahan. Namun, ketergantungan tersebut tidak bisa dipertahankan untuk jangka panjang karena ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Saat ini, sisa lahan yang masih bisa dikelola BP Batam hanya sekitar 100 hektare lebih setelah sebagian besar dialokasikan untuk berbagai proyek dan investasi.

“Ketergantungan pada lahan tidak bisa terus-menerus. Kita harus mulai geser ke aset lain yang bisa berkontribusi besar dan berkelanjutan,” jelasnya.

Salah satu fokus utama BP Batam saat ini adalah penataan kembali kepemilikan pelabuhan. Meskipun secara formal pelabuhan berada di bawah pengelolaan BP Batam, namun porsi kepemilikan sahamnya masih kecil, sehingga pembagian keuntungan juga minim.

“Sekarang ini pelabuhan memang punya kita, tapi saham kita sedikit. Kalau nanti pelabuhan itu banyak menghasilkan, kita tuh sharing-nya sedikit. Nah itulah yang kita mau ambil balik pelabuhan ini, karena memang punya BP yang harus kembalikan ke BP,” tegas Claudia.

BP Batam menargetkan proses pengambilalihan penuh kepemilikan pelabuhan bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Langkah ini diyakini akan memperbesar kontribusi sektor maritim terhadap PNBP, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekspor-impor dan logistik di Batam.

Selain pelabuhan, pengelolaan bandara juga menjadi perhatian utama. BP Batam kini tengah melakukan kajian mendalam terhadap kontrak-kontrak kerja sama, termasuk yang melibatkan mitra asing. Proses evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kerja sama memenuhi ketentuan hukum dan tetap menjaga kepercayaan investor internasional.

“Kita juga gak boleh suka-suka memutuskan. Bagaimana anggapan orang luar negeri terhadap kita? Kok di Indonesia udah dikontrak kok tiba-tiba berubah,” kata Claudia.

Ia menegaskan bahwa kajian ini bersifat legal dan strategis. Jika ditemukan ketidaksesuaian terhadap regulasi, maka akan dilakukan penataan ulang. Namun jika kontrak dinilai sah dan sesuai aturan, BP Batam akan melanjutkannya dengan skema yang lebih efisien.

Selain sektor transportasi dan logistik, BP Batam juga melihat industri data center sebagai sumber baru PNBP yang menjanjikan. Menurut Claudia, industri ini memiliki kebutuhan tinggi terhadap pasokan air, sehingga turut memberikan kontribusi melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

“Data center pakai air banyak. Itu juga menyumbang PNBP untuk kita di SPAM,” ungkapnya.

Melalui berbagai upaya optimalisasi aset strategis tersebut, BP Batam menargetkan adanya peningkatan signifikan dalam penerimaan negara bukan pajak pada tahun-tahun mendatang. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar BP Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan di Indonesia.

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :