Waspada! Enam Jenis Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang
Sayur Bayam.
Batam, Batamnews – Sisa makanan kerap menjadi penyelamat di hari-hari sibuk. Selain praktis, juga hemat dan bisa mengurangi pemborosan. Namun, tidak semua makanan aman untuk dihangatkan kembali. Beberapa jenis justru bisa menimbulkan risiko kesehatan bila dipanaskan ulang secara sembarangan.
Melansir Real Simple, pakar keamanan pangan menyebut ada enam jenis makanan yang sebaiknya tidak dihangatkan lagi karena berpotensi menjadi sumber penyakit.
1. Nasi
Nasi yang sudah matang berpotensi mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang mampu bertahan meski sudah dimasak. Spora ini dapat berkembang saat nasi disimpan atau didinginkan, sehingga memicu keracunan makanan.
Jika tetap ingin menghangatkan, pastikan nasi benar-benar panas hingga mengepul, atau olah kembali menjadi nasi goreng. Simpan nasi di kulkas maksimal satu hari agar lebih aman.
2. Telur Matang
Telur yang sudah dimasak dan disimpan terlalu lama di kulkas berisiko terkontaminasi bakteri Salmonella. Meski sudah matang, bakteri dapat bertahan dan tumbuh kembali saat telur didinginkan.
Jika ingin menghangatkannya, suhu minimal harus mencapai 74 derajat Celcius. Meski begitu, pilihan terbaik adalah mengonsumsi telur segar yang baru dimasak.
3. Kentang
Kentang rebus, panggang, maupun tumbuk yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruang bisa menjadi sarang Bacillus cereus. Bakteri ini berkembang pesat dan dapat menimbulkan keracunan makanan.
Jika ingin memanaskan ulang kentang, pastikan benar-benar matang hingga ke bagian dalam.
4. Bayam
Sayuran berdaun hijau seperti bayam rentan terkontaminasi E. coli. Jika bayam yang sudah dimasak disimpan tidak tepat lalu dipanaskan ulang, risiko pertumbuhan bakteri semakin tinggi.
Bayam sebaiknya dikonsumsi segar dan habis dalam sekali masak tanpa dihangatkan kembali.
5. Makanan yang Disimpan Lebih dari 4 Hari
Menurut USDA, sisa makanan hanya aman disimpan di kulkas selama 3-4 hari. Setelah itu, bakteri berbahaya seperti Listeria dan Staphylococcus aureus bisa berkembang biak meski makanan tampak masih layak.
6. Makanan yang Dibiarkan di Suhu Ruang Lebih dari 2 Jam
Makanan matang yang dibiarkan di meja lebih dari dua jam masuk ke dalam "zona bahaya suhu" (40–60 derajat Celcius). Dalam kondisi ini, bakteri seperti Salmonella dan E. coli bisa berkembang sangat cepat.
Meski dipanaskan ulang, toksin yang dihasilkan bakteri tidak akan hilang. Cara paling aman adalah membuang makanan yang sudah lebih dari dua jam berada di suhu ruang.
Mengonsumsi makanan sisa memang dapat menghemat waktu dan biaya. Namun, penting untuk memahami mana yang aman untuk dipanaskan ulang dan mana yang berisiko. Penyimpanan yang tepat, durasi simpan yang tidak berlebihan, serta teknik pengolahan yang benar menjadi kunci agar makanan tetap aman dikonsumsi.
Jadi, sebelum menghangatkan kembali makanan sisa, pastikan tidak termasuk dalam enam kategori berisiko ini agar terhindar dari bahaya kesehatan.
Komentar Via Facebook :