Program Pemagangan Presiden Prabowo Jadi Angin Segar bagi Fresh Graduate, Kepri Terdepan Dengan Tingkat Penyerapan 97%
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri.
Batam, Batamnews - Pencanangan Program Pemagangan Kerja oleh Presiden Prabowo Subianto memberikan harapan baru bagi para lulusan sarjana fresh graduate di seluruh Indonesia.
Program yang memberikan honorarium setara Upah Minimum Provinsi (UMP) selama 6 bulan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan nasional.
Kepri Pionir Program Pemagangan Sejak 2023
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tercatat sebagai salah satu daerah yang telah menjalankan program serupa sejak tahun 2023. Menurut Diky Wijaya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, program ini telah berjalan atas arahan langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Baca juga: BP Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
"Treatment yang kami gunakan di Provinsi Kepri sama dengan memberikan transportasi kepada peserta magang secara sharing antara Pemerintah dan Pelaku usaha," ungkap Diky Wijaya dalam keterangannya.
Hasil program pemagangan di Kepri menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Dari 1.200 peserta yang telah mengikuti program pemagangan, hampir 97% diantaranya berhasil diterima bekerja di tempat mereka magang.
"Artinya kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha saling membutuhkan terkait kebutuhan tenaga kerja," tambah Diky Wijaya.
Target Fokus Sektor Pariwisata 2026
Pemerintah Provinsi Kepri memiliki rencana ambisius untuk tahun 2026. Berdasarkan arahan Gubernur Ansar Ahmad, program pemagangan akan difokuskan pada sektor pariwisata dengan target menyerap sekitar 500 peserta magang yang akan tersebar di hotel-hotel di Provinsi Kepri.
Langkah ini merupakan bagian dari konsistensi Pemerintah Provinsi Kepri dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran serta menekan angka kemiskinan ekstrim di daerah.
Harapan Alokasi APBN 2026
Diky Wijaya menyampaikan harapan besar agar Kepri mendapat alokasi khusus dari APBN 2026 untuk program pemagangan.
"Kita berdoa saja semoga Kepri dapat luncuran APBN 2026 untuk pemagangan sehingga makin banyak pula kesempatan bagi masyarakat untuk bisa terserap di dunia kerja," ujarnya.
Program pemagangan dengan honorarium UMP ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi para fresh graduate sebelum memasuki dunia kerja secara penuh.
Baca juga: Meriah, Open Tournament Aquathlon & Fun Run 5K Piala Panglima TNI 2025 Digelar di Batam
Dampak Positif bagi Perekonomian
Keberhasilan program pemagangan di Kepri dengan tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 97% menunjukkan efektivitas kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para fresh graduate, tetapi juga membantu perusahaan dalam mendapatkan tenaga kerja yang terlatih sesuai kebutuhan industri.
Komentar Via Facebook :