Fakta Terbaru Kematian Mahasiswa HF: Ekshumasi Jenazah, Dugaan Gantung Diri Dipertanyakan
Ekshumasi mahasiswa berinisial HF (26) di pemakaman Tanjungpinang.
Tanjungpinang, Batamnews – Kepolisian melakukan penggalian makam jenazah seorang mahasiswa berinisial HF (26) yang minggu lalu ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di Perumahan Mahkota Alam Raya, Kota Tanjungpinang.
Ekshumasi ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban sekaligus mendukung proses penyelidikan.
Jenazah HF sebelumnya ditemukan oleh seorang rekannya di dapur rumah milik orang tuanya. Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan tergantung dengan tali melilit lehernya. Rumah tersebut baru dihuni HF selama dua minggu sebelum kejadian.
Baca juga: Kronologi Penemuan Pria Tergantung di Dapur Perumahan Mahkota Alam Raya
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, menjelaskan bahwa ekshumasi dilakukan atas persetujuan keluarga.
"Ini untuk memastikan penyebab kematiannya. Keluarga juga sudah menyetujui," ujarnya, Rabu, 13 Agustus 2025.
Awalnya, keluarga menerima hasil visum awal, namun pihak kepolisian perlu melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan keakuratan penyebab kematian. "Agar lebih meyakinkan, kami lakukan ekshumasi," tambah Hamam.
Ketua RT 005 Perumahan Mahkota Alam Raya, Samsul Bahri, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, HF ditemukan oleh temannya sekitar pukul 09.00 WIB di dapur rumah yang masih dalam proses renovasi.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Yusuf Tampubolon di Tanjungpinang, Diduga Depresi Pasca-Stroke
"Korban dikenal sebagai sosok yang ramah dengan tetangga. Temannyalah yang pertama kali melaporkan kejadian ini kepada saya," kata Samsul.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk memastikan apakah benar korban meninggal karena bunuh diri atau ada faktor lain. Ekshumasi menjadi langkah penting guna mengungkap fakta-fakta baru yang mungkin terlewat dalam pemeriksaan sebelumnya.

Komentar Via Facebook :