Wakil Wali Kota Batam Minta Kader Laporkan Pembangunan Ilegal Cegah Banjir

Wakil Wali Kota Batam Minta Kader Laporkan Pembangunan Ilegal Cegah Banjir

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menemui kader Posyandu dan Kelurahan Siaga se-Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengajak kader Posyandu dan Kelurahan Siaga se-Kota Batam untuk aktif mengawasi aktivitas pembangunan di lingkungan mereka. 

Ajakan ini disampaikan dalam acara silaturahmi antara Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan para kader pada Selasa, 15 Juli 2025.

Li Claudia menekankan peran strategis kader yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan. Menurutnya, mereka dapat menjadi garda depan dalam menjaga keteraturan dan keberlanjutan lingkungan.  

Baca juga: Jaga Ketahanan Air Baku, BP Batam Sambut Rencana Penanaman 1000 Mahoni

"Jika ada pembangunan tanpa izin, melampaui batas, atau terlihat tidak sesuai aturan, laporkan ke lurah atau camat," pesan politisi Gerindra itu.  

Ia juga meminta kader memastikan tindak lanjut dari laporan yang disampaikan. "Setelah melapor, tanyakan kembali apakah sudah ditindaklanjuti oleh Pak Amsakar atau saya. Pembangunan sembarangan bisa memicu banjir," tegasnya.  

Pernyataan ini disampaikan usai peninjauannya ke kawasan reklamasi Teluk Tering dan proyek cut and fill di Bukit Vista, yang menunjukkan adanya pembangunan tanpa izin.  

"Di Teluk Tering tidak ada satu pun izin, tapi sudah ada penimbunan. Aktivitas tanpa izin harus dihentikan. Kami akan menghentikannya sekarang juga," tegas Li Claudia.  

Baca juga: Satlantas Polresta Barelang Gelar “Police Go to School” di SMP Negeri 40 Batam, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas pada Pelajar

Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam menertibkan pembangunan ilegal. Dengan melibatkan kader kelurahan, pengawasan diharapkan lebih efektif dan menyeluruh.  

Kader Posyandu dan Kelurahan Siaga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam memantau pembangunan, mencegah kerusakan lingkungan, dan mengurangi risiko bencana seperti banjir akibat pembangunan tidak terkendali. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :