Ledakan Kapal MT Federal II di PT ASL: Anak Korban Meninggal Dapat Bantuan Pendidikan hingga Kuliah
Salah Seorang Korban Tewas akibat Kecelakaan Kerja di PT ASL, Dirawat Didalam Rumah Sakit Mutiara Aini. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Setelah ledakan kapal MT Federal II tipe FSO yang sedang berada di galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kepulauan Riau tidak hanya melakukan investigasi tetapi juga akan memfasilitasi pendidikan anak-anak korban yang meninggal hingga jenjang perguruan tinggi.
Berdasarkan data di lapangan, keempat korban meninggal adalah:
- Gunawan Sinulingga (46), warga Kelurahan Kibing, Batu Aji.
- Janu Arius Silaban (24), warga Tapanuli Tengah.
- Berkat Setiawan Gulo (22), warga Tapanuli Tengah.
- Hermansyah Putra (30), warga Tanjung Uban Utara, Bintan.
Gunawan, Janu, dan Berkat merupakan karyawan PT Manchar Marine Batam (MMB), sedangkan Hermansyah adalah karyawan PT Ocean Pulse Solution (OPS).
Kepala Disnaker Kepri, Diky Wijaya, mengatakan bahwa pihaknya telah memastikan hak-hak korban sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan terpenuhi.
"Semua haknya sebagai peserta BPJS telah diterima oleh keluarga korban," ujar Diky pada Jumat, 27 Juni 2025 siang.
Selain itu, Disnaker akan menanggung biaya pendidikan hingga perguruan tinggi untuk dua anak setiap korban meninggal.
"Ini sebagai bentuk bantuan bagi anak-anak yang ditinggalkan ayahnya akibat kecelakaan kerja," jelas Diky.
Sementara itu, untuk korban luka berat dan ringan, Disnaker akan menanggung biaya pengobatan dan penginapan hingga sembuh total. Adapun korban luka tersebut meliputi:
- Amel Rivensky Gembira Nababan (25), warga Sekupang.
- Benni Silaban (29), warga Batu Aji.
- Rekki Harianto Butarbutar (26), warga Lubuk Baja.
- Upik Abdul Wahid (32), pekerja asal Lamahala, Flores Timur.
- Alatas Manopan Silaban (31), yang mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan pulang.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menyatakan bahwa polisi masih fokus pada proses pengobatan korban. Sementara itu, Sat Reskrim telah memeriksa keterangan lima saksi, baik dari perusahaan maupun karyawan.
Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan Tim Labfor Mabes Polri yang sedang melakukan olah TKP di dalam kapal MT Federal II.

Komentar Via Facebook :