Polda Kepri Gelar Lomba Ketinting & Dayung di Hari Bhayangkara ke-78, Libatkan Masyarakat Pesisir
Lomba ketinting dan dayung sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-78.
Batam, Batamnews - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar lomba ketinting dan dayung sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-78. Kegiatan yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya ini dikoordinir langsung oleh Satuan Kepolisian Air (Polair) Polda Kepri.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Brigjen Pol Anom Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi tanggung jawab Polair karena berkaitan erat dengan aktivitas masyarakat pesisir.
"Polair memiliki Bintara Pembina Masyarakat Pesisir yang bertugas melakukan pembinaan langsung kepada masyarakat," ujar Wakapolda Anom Wibowo.
Baca juga: 286 Atlet dari 29 Negara Ramaikan OCBC Singapore National Championship 2025 di Bintan
Lomba kali ini diikuti oleh 34 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu kategori putra, putri, dan kategori khusus untuk ibu-ibu.
Sebanyak 18 peserta mengikuti lomba dayung, sedangkan 16 peserta lainnya berlomba dalam kategori ketinting menggunakan perahu sampan tradisional.
Wakapolda menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan lomba ini tidak hanya mencari atlet ketinting berbakat, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Melalui kegiatan ini, kami dapat menjaring masyarakat pesisir sebagai jaringan informasi bagi kepolisian, khususnya di jajaran Polair," jelasnya.
Ia berharap para peserta dan masyarakat pesisir dapat menjadi agen lapangan yang membantu kepolisian dalam mengawasi aktivitas berpotensi kriminal, seperti pencurian ikan, peredaran narkoba, atau penyelundupan.
Antusiasme masyarakat terlihat meningkat dari tahun ke tahun, baik dari jumlah peserta maupun penonton. Hal ini menjadi indikasi positif bahwa kegiatan serupa layak dijadikan agenda rutin dalam perayaan Hari Bhayangkara.
"Masyarakat pesisir juga bagian dari masyarakat Provinsi Kepri dan Kota Batam. Mereka perlu komunikasi dan perlu kita rangkul sebagai sumber informasi apabila ada hal yang tidak diinginkan," tegas Wakapolda.
Selain aspek Kamtibmas, lomba ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata. Olahraga tradisional ketinting, sebagai warisan budaya maritim Kepri, berpotensi menjadi daya tarik wisata yang unik.
Polair telah menyiapkan tim rescue dan melakukan simulasi antisipasi kecelakaan guna menjamin keselamatan peserta.
Baca juga: 19 Peserta Bintan Siap Bertanding, Meriahkan Pembukaan STQH Ke-XI Kepri
"Tim rescue sudah disiapkan, dan kegiatan ini diawasi serta sudah dilakukan drill sehingga kami merasa aman dari kemungkinan kecelakaan," ungkapnya.
Polda Kepri berkomitmen menjadikan lomba ketinting sebagai kegiatan rutin dalam peringatan Hari Bhayangkara. Masyarakat didorong untuk melibatkan generasi muda dan kaum ibu guna mempererat hubungan dengan Polri.
"Ini sejalan dengan tema perayaan Hari Bhayangkara, yaitu 'Polri untuk Masyarakat'. Kami ingin masyarakat semakin dekat dengan Polri," tutup Wakapolda.
Kegiatan ini tidak hanya melestarikan budaya maritim, tetapi juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan perairan Kepri.
Komentar Via Facebook :