Adu Gaji Ramadhan Sananta di Persis Solo dan DPMM FC Brunei
Ramadhan Sananta, striker muda Timnas Indonesia resmi gabung Brunei DPMM Fc.
Batam, Batamnews – Nama Ramadhan Sananta kembali menjadi sorotan setelah resmi bergabung dengan klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC. Kepindahan striker muda Timnas Indonesia ini tidak hanya menarik dari sisi karier, tetapi juga dari segi finansial. Perbandingan gajinya saat bermain di Persis Solo dengan yang ia terima di DPMM FC memperlihatkan lonjakan signifikan.
Sananta, yang mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia pada 24 September 2022 saat menghadapi Curacao dalam laga uji coba, saat itu baru berusia 19 tahun 9 bulan 28 hari. Ketajamannya semakin diakui setelah mencetak dua gol ke gawang Brunei Darussalam pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, 12 Oktober 2023 lalu.
1. Perbandingan Gaji: Naik Tajam di DPMM FC
Saat berseragam Persis Solo, nilai pasar Ramadhan Sananta diperkirakan mencapai Rp4,78 miliar. Namun, nilai tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam gaji yang ia terima. Persis Solo berhasil merekrut Sananta bukan dengan tawaran gaji tinggi, melainkan lewat pendekatan personal serta bujukan dari rekan-rekan sesama pemain Timnas U-22.
Kini, setelah resmi pindah ke DPMM FC per Mei 2025, Sananta disebut-sebut menerima bayaran yang lebih tinggi dibandingkan tawaran dari klub-klub besar Liga 1 Indonesia, termasuk Persija Jakarta.
2. Perkiraan Gaji di DPMM FC: Bisa Tembus Rp140 Juta per Bulan
Meskipun angka resminya tidak diumumkan ke publik, gaji pemain asing di DPMM FC dikabarkan berada di kisaran USD 7.500 hingga USD 10.000 per bulan, atau setara Rp105 juta hingga Rp140 juta. Dengan statusnya sebagai striker utama Timnas Indonesia, Sananta kemungkinan besar menerima angka tertinggi dalam rentang tersebut.
Kepindahan Sananta ke DPMM FC juga membuka peluang baru di Liga Malaysia, kompetisi yang memiliki akses lebih besar ke jaringan sepak bola Asia Tenggara dan internasional. Hal ini diharapkan dapat mendorong perkembangan kariernya ke level yang lebih tinggi, sekaligus membawa nama Indonesia di kancah regional.
Dengan gaji yang meningkat dan peluang karier yang lebih luas, langkah Sananta ke Brunei menjadi bukti bahwa prestasi dan strategi tepat bisa membuka jalan lebih besar di dunia sepak bola profesional.

Komentar Via Facebook :