Pemkab Karimun Gelar Rakor Jamin Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadan
Rakor yang dipimpin langsung Wakil Bupati Karimun, Rocky M Bawole, bertujuan mengontrol serta menyusun skema pelayanan kepada masyarakat.
Karimun, Batamnews – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Karimun mengambil langkah strategis untuk memastikan stok bahan pokok tersedia dan harga tetap stabil di pasar. Hal ini dilakukan melalui rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk unsur TNI-Polri, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para distributor.
Rakor yang dipimpin langsung Wakil Bupati Karimun, Rocky M Bawole, bertujuan mengontrol serta menyusun skema pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, menjelang Ramadan biasanya konsumsi masyarakat terhadap kebutuhan pokok mengalami peningkatan signifikan.
"Stok dan harga yang harus kita jamin, ke depan stabilitas juga harus terus dijaga, begitu juga suplainya juga harus lancar," kata Wakil Bupati Karimun, Rocky M Bawole.
Baca juga: 301 Pelamar PPPK di Karimun Ajukan Sanggahan Hasil Seleksi Administrasi Tahap 2
Rocky menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau ketersediaan dan harga komoditas di pasaran guna mencegah lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang bulan puasa.
"Maka salah satu upaya kita untuk itu melalui rapat koordinasi hari ini. Bersama dari unsur kepolisian juga, kita bersama-sama mengawal ini demi kepentingan masyarakat," ucapnya.
Meski demikian, Rocky mengakui bahwa saat ini beberapa komoditas bahan pokok mulai mengalami kenaikan harga, salah satunya gula pasir. Kondisi ini diketahui setelah kunjungannya ke Pasar Puan Maimun beberapa hari lalu, di mana ia mendapati harga jual gula pasir naik sekitar Rp4 ribu per kilogram.
Baca juga: Wabup Karimun Rocky Marciano Bawole Tekankan Peningkatan Etos Kerja dalam Apel Perdana
"Yang paling tinggi naik menjelang Ramadhan itu gula, sedangkan beras masih surplus. Untuk santan juga cukup tinggi, ini terkait dengan pasokan dari Riau juga. Kita usahakan ini bisa normal kembali," kata dia.
Pemkab Karimun pun berkomitmen untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini, dengan harapan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan tanpa harus terbebani oleh tingginya harga bahan pokok.

Komentar Via Facebook :