Penumpukan Sampah di Batam Mengkhawatirkan, DLH: Usia Armada Pengangkut Sudah Tua!

Penumpukan Sampah di Batam Mengkhawatirkan, DLH: Usia Armada Pengangkut Sudah Tua!

Penumpukan Sampah di TPS di Batam. (Foto: batamnews.co.id)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Penumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Batam masih menjadi persoalan sejak akhir 2024. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mengakui bahwa salah satu penyebab utama permasalahan ini adalah terbatasnya armada pengangkut sampah yang tersedia.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam, Eka Surianto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembersihan secara bertahap di berbagai TPS. Saat ini, fokus utama pembersihan berada di TPS Bengkong, dengan alat berat dan armada pengangkut yang telah dijadwalkan untuk mempercepat proses penanganan.

"Penumpukan sampah ini memang sudah terjadi sejak tahun lalu, tetapi kami sudah melaksanakan pembersihan secara bertahap di setiap TPS. Sekarang, kami sedang fokus di TPS Bengkong," ujar Eka saat dikonfirmasi Batamnews.co.id, Senin, 10 Februari 2025.

Baca juga: Warga Negara Asing Prihatin Lihat Sampah Berserakan di Batam

DLH Batam telah mengerahkan berbagai langkah untuk mengatasi permasalahan ini. Selain menjadwalkan armada pengangkutan sampah dari setiap kecamatan, mereka juga mengandalkan bantuan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.

"Kami sudah menurunkan alat berat dan mengerahkan armada lori sesuai jadwal. Kami juga mendapat bantuan armada dari kecamatan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah di TPS," jelas Eka.

Salah satu faktor yang memperburuk kondisi ini adalah keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang semakin sempit. Selain itu, banyak alat berat di TPA mengalami kerusakan dalam skala besar, sehingga memperlambat proses pembuangan sampah dari TPS ke TPA.

Untuk mengatasi hal ini, DLH Batam telah memesan satu unit buldozer baru yang diperkirakan tiba pada Rabu mendatang. Selain itu, DLH juga mendapatkan pinjaman tiga unit alat berat dari Dinas Bina Marga dan Balai Wilayah Sungai (BWS), sehingga kini total ada empat unit alat berat yang bisa digunakan untuk mempercepat pengangkutan sampah.

Baca juga: TPA Batam Kewalahan! Keterbatasan Buldozer Hambat Proses Pengolahan Sampah

Selain langkah jangka pendek, DLH Batam juga tengah mengupayakan solusi jangka panjang dengan mengajukan pengadaan 16 unit lori pengangkut sampah. Pasalnya, armada yang ada saat ini sudah melebihi batas usia pemakaian yang ideal.

"Berdasarkan kajian, usia maksimal armada pengangkut sampah adalah delapan tahun. Namun, beberapa unit yang kami miliki saat ini sudah berusia lebih dari 10 tahun, sehingga butuh pergantian," terang Eka.

DLH Batam berharap dengan adanya tambahan armada dan peremajaan unit yang sudah tua, persoalan penumpukan sampah bisa segera diatasi.

"Kami berupaya agar ke depan tidak ada lagi penumpukan sampah di Batam. Dengan armada baru dan alat berat yang tersedia, kami optimis bisa mengelola sampah lebih baik," pungkasnya.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil DLH, warga Batam berharap masalah sampah bisa segera tertangani dengan maksimal, sehingga kebersihan kota tetap terjaga.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :