Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Kota Batam, Tuntut Penanganan Sampah hingga Program Makan Bergizi Gratis

Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Kota Batam, Tuntut Penanganan Sampah hingga Program Makan Bergizi Gratis

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (BEM SI Kepri) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (BEM SI Kepri) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam pada Rabu, 5 Februari 2025.

Aksi ini menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam dalam menangani masalah sampah, perizinan perusahaan, status proyek Rempang, hingga ketidakmerataan program makan bergizi gratis di Kota Batam.

Sebanyak 36 mahasiswa dari berbagai kampus turut serta dalam aksi tersebut. Mereka menilai bahwa DLH Batam tidak optimal dalam menangani persoalan sampah, khususnya di Kelurahan Sei Binti. 

Baca juga: RSBP Batam Tawarkan Paket Pemeriksaan Mata Lengkap Mulai Rp409 Ribu, Pastikan Kesehatan Penglihatan Anda!

Mahasiswa menuntut pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah lingkungan yang berdampak pada kesehatan dan kenyamanan warga setempat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres untuk melakukan aksi ini. Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran DLH Kota Batam pada hari ini," ungkap Muryadi Aguspriawan, Koordinator Lapangan aksi.

Selain masalah sampah, aliansi mahasiswa ini juga menyoroti persoalan Rempang City. Mereka meminta DPRD Kota Batam hadir di tengah masyarakat untuk menyelesaikan konflik yang terjadi terkait proyek strategis nasional (PSN) tersebut. 

"Kami meminta, terutama PT MEG, jangan dulu beroperasi, apalagi melihat kondisi saat ini yang sedang bersitegang dengan warga," tambah Muryadi.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mempertanyakan ketidakmerataan program makan bergizi gratis di Kota Batam. 

Program yang digadang-gadang sebagai solusi untuk meningkatkan gizi setiap murid sekolah ini dinilai belum menjangkau seluruh sekolah, sehingga menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Setelah melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Batam, para mahasiswa melanjutkan aksi dengan melakukan diskusi di dalam kantor DPRD. 

Baca juga: Lansia 71 Tahun Tewas dalam Kebakaran Toko Furniture di Bengkong, Sempat Telepon Anaknya

Diskusi ini disambut oleh Sekretaris Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Anwar Anas. Dalam pertemuan tersebut, Anwar mengapresiasi langkah mahasiswa yang telah mengawal roda pemerintahan Kota Batam.

"Insyaallah, semuanya akan kami tindaklanjuti," ujar Anwar Anas usai diskusi.

Aksi ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Batam. 

Mereka berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, demi kesejahteraan dan kenyamanan warga.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :