Abrasi Akibat Gelombang Pasang Ancam Pemukiman Warga di Kampung Boyan, Singkep

Abrasi Akibat Gelombang Pasang Ancam Pemukiman Warga di Kampung Boyan, Singkep

Abrasi akibat gelombang laut pasang mengancam pemukiman warga di Kampung Boyan. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Gelombang pasang yang terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025, sekitar pukul 09.40 WIB, mengakibatkan abrasi pantai di Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Abrasi ini terjadi tepat di sekitar rumah seorang warga bernama Karto, yang beralamat di RT/RW 01/05 Dusun II.  

Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, menjelaskan bahwa abrasi telah mendekati pemukiman warga dan kini hanya berjarak sekitar dua meter dari rumah Pak Karto. Mendengar laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Kabupaten Lingga segera menuju lokasi untuk melakukan pemantauan.  

Baca juga: Polisi, TNI hingga Warga Goro Perbaiki Jalan Rusak Akibat Abrasi Laut di Batu Berdaun

"Setelah menerima informasi, tim langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta RT/RW setempat untuk menyusun langkah-langkah penanganan ke depan," ujar Okta kepada Batamnews.co.id, Jumat, 17 Januari 2025 siang.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan dalam kejadian ini, pihak terkait tetap memberikan perhatian serius mengingat potensi ancaman abrasi lebih lanjut yang dapat merusak rumah warga.  

Selain TRC BPBD Lingga, unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, RT/RW, dan masyarakat turut terlibat dalam upaya penanganan awal. Hingga saat ini, langkah antisipasi yang diambil melibatkan penguatan koordinasi dan pengawasan di sekitar lokasi abrasi.  
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :