Waspada! Banjir Rob di Kepri, Berikut Daerah yang Berpotensi Terdampak
BMKG Kepulauan Riau.
Batam, Batamnews - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri).
Fenomena ini diprediksi terjadi mulai Minggu, 12 Januari 2025 hingga Sabtu, 18 Januari 2025.
Prakirawan BMKG Hang Nadim, Riza Juniarti, mengungkapkan bahwa banjir rob disebabkan oleh tingginya curah hujan yang memicu kenaikan ketinggian pasang air laut maksimum. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir di wilayah pesisir.
"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di kawasan pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir pesisir ini, terutama pada periode 12 hingga 18 Januari 2025," ujar Riza dalam keterangannya, Sabtu, 11 Januari 2025.
Baca juga: Kapal Isap Timah KIP Cinta Tenggelam Diterjang Gelombang di Karimun
Berdasarkan hasil prakiraan BMKG, berikut wilayah-wilayah di Kepulauan Riau yang diprediksi terdampak banjir rob:
- Kota Batam: Pesisir Kecamatan Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, dan sekitarnya.
- Kota Tanjungpinang : Pesisir Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, Bukit Bestari, dan sekitarnya.
- Kabupaten Bintan: Pesisir Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur, dan sekitarnya.
- Kabupaten Karimun: Pesisir Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Meral, dan sekitarnya.
- Kabupaten Lingga: Pesisir Kecamatan Singkep Barat, Singkep Pesisir, dan Senayang.
Riza menambahkan bahwa fenomena banjir rob ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pesisir, seperti transportasi di pelabuhan, bongkar muat barang, hingga kegiatan sehari-hari warga.
"Hal ini dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas masyarakat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan," ucap Riza.
Baca juga: Batam Diprakirakan Masih Akan Dilanda Hujan, Waspadai Angin Kencang dan Badai
Fenomena banjir rob ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari, tetapi juga pada kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi di kawasan pesisir.
Oleh karena itu, BMKG mengingatkan seluruh pihak, terutama yang berada di wilayah terdampak, untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Komentar Via Facebook :