Pulau Penyengat Dapat Kucuran Dana Rp33 Miliar untuk Penataan Kawasan
Pintu masuk ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau.
Tanjungpinang, Batamnews - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menerima alokasi dana sebesar Rp33 miliar dari Pemerintah Pusat untuk melanjutkan pembangunan dan penataan kawasan Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang.
Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa proyek strategis, termasuk penataan kawasan kedatangan, Bukit Kursi, dan Balai Adat di Pulau Penyengat.
Kepastian ini diperoleh setelah Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani fakta integritas bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Senin, 25 November 2024.
Penandatanganan tersebut menjadi bukti komitmen Pemprov Kepri dalam melanjutkan pembangunan di Pulau Penyengat menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca juga: Mengenal Pesawat N219 yang Rencananya Akan Terbang di Kepulauan Riau
“Nantinya di kawasan kedatangan Pulau Penyengat ini akan dibangun plaza,” ungkap Ansar Ahmad pada Senin malam.
Meski begitu, Ansar menjelaskan bahwa rincian alokasi dana untuk tiga segmen proyek masih dalam tahap pembahasan.
“Ini (besaran per segmen) akan dibahas. Jika Allah mengizinkan saya kembali menjadi Gubernur, saya akan menugaskan Dinas PU untuk terus mengikuti perkembangannya,” tambahnya.
Selain itu, Ansar menyampaikan bahwa pihaknya masih memperjuangkan anggaran untuk pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat. Proyek ini dinilai penting sebagai bagian dari pelestarian budaya, namun belum masuk dalam anggaran Pemerintah Pusat untuk tahun 2025.
“Kami akan mengajak anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kepri, seperti Endipat Wijaya (Gerindra) dan Rizky Faisal, untuk berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo,” ujarnya.
Baca juga: Pesawat N219 Akan Beroperasi di Kepulauan Riau
Pulau Penyengat merupakan salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya di Kepulauan Riau. Dengan adanya dana tambahan dari Pemerintah Pusat, diharapkan kawasan ini semakin tertata dan menarik lebih banyak wisatawan.
Pemerintah Provinsi Kepri optimis bahwa pembangunan yang berkelanjutan di Pulau Penyengat akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Komentar Via Facebook :