Anggaran Program Makan Siang Gratis Pelajar di Tanjungpinang Dibahas, Capai Rp16 Miliar
Wakil Presiden RI saat meninjau langsung program makan siang gratis di salah satu sekolah di Semarang.
Tanjungpinang, Batamnews – Anggaran untuk program makan siang gratis bagi pelajar di Kota Tanjungpinang hingga saat ini belum final. Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus membahas penganggaran cost sharing untuk mendukung pelaksanaan program ini.
Program tersebut direncanakan untuk pelajar dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Tanjungpinang.
Pembahasan anggaran terus digesa oleh Pemko Tanjungpinang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang.
Hal ini mengingat batas waktu pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang tahun 2025 yang harus diselesaikan sebelum akhir November 2024.
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, menyampaikan bahwa pembahasan anggaran saat ini masih dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang.
Ia juga menyebut bahwa pemerintah akan mengalokasikan sekitar 7 persen dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungpinang untuk mendanai program ini.
“Harus dianggarkan, karena ini merupakan kewajiban semua daerah untuk melaksanakan program tersebut pada tahun 2025,” ujar Agus, Sabtu, 23 November 2024.
Agus menjelaskan, alokasi anggaran mencapai Rp16 miliar dari total PAD Kota Tanjungpinang yang sebesar Rp200 miliar.
Program ini diharapkan dapat memberikan makan siang bergizi gratis kepada 34.510 pelajar di Tanjungpinang, baik dari sekolah negeri maupun swasta di tingkat TK, SD, dan SMP. Setiap pelajar akan menerima makanan siang dengan nilai Rp15 ribu per porsi.
Baca juga: AJI Tanjungpinang Rayakan HUT ke-7 dengan Meriah: Libatkan UMKM, Pelajar, dan Seniman
Program ini nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim).
Meski demikian, Agus mengakui bahwa peran masing-masing pihak dalam pelaksanaan program ini masih perlu diperjelas.
“Semua pelajar akan merasakan manfaatnya, termasuk siswa di sekolah swasta. Jumlah siswa dari sekolah negeri dan swasta sudah dihitung dengan rinci,” pungkasnya.
Komentar Via Facebook :