Wanita Asal Tangerang Kritis di RSHB Batam, Polisi Bantah Isu Perdagangan Orang

Wanita Asal Tangerang Kritis di RSHB Batam, Polisi Bantah Isu Perdagangan Orang

DFS mendapatkan perawatan intensif tim medis di RS Harapan Bunda, Batam. (Foto. Istimewa).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Seorang wanita berinisial DFS (20), asal Tangerang, kini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Harapan Bunda, Kota Batam. Sebelumnya, DFS sempat dikabarkan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kekerasan. Namun, pihak kepolisian membantah keras tuduhan tersebut.

Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, menegaskan bahwa DFS datang ke Batam bukan sebagai korban TPPO, melainkan untuk mendapatkan pengobatan. "Perlu saya luruskan, informasi bahwa dia menjadi korban TPPO tidak benar. Korban ke Batam untuk berobat karena sebelumnya sudah sakit di Inhil, Riau," ujar Irjen Pol Yan Fitri, Selasa, 19 November 2024.

DFS diketahui sebelumnya bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu hotel di kawasan Sungai Guntung, Indragiri Hilir, Riau. Saat berada di sana, ia jatuh sakit dan sempat dirawat di RSUD Raja Musa, Sungai Guntung. Namun, karena kondisinya tidak kunjung membaik, DFS meminta bantuan temannya untuk membawanya ke Batam, dengan harapan dapat bertemu rekan yang juga berasal dari Tangerang.

Baca juga: Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 153 Ribu pada Agustus 2024, Terbanyak Lewat Batam

Menurut keterangan polisi, DFS tiba di Batam pada 14 November 2024 melalui Pelabuhan Domestik Sekupang. Ia kemudian dijemput oleh temannya dan dibawa ke tempat tinggal sementara di Batam. Sayangnya, kondisi kesehatan DFS terus memburuk hingga akhirnya ia dilarikan ke RS Harapan Bunda.

"Kondisinya tidak kunjung membaik setelah tiba di Batam. Ia dibawa ke rumah sakit, tetapi sempat terkendala perawatan karena tidak ada penanggung jawab dari pihak keluarga," jelas Irjen Pol Yan Fitri.

Menanggapi berbagai pemberitaan simpang siur terkait kasus ini, Kapolda Kepri memerintahkan jajaran Satreskrim Polresta Barelang dan Ditreskrimum Polda Kepri untuk segera melakukan pengecekan dan memberikan penjaminan agar DFS mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan.

Baca juga: Batam Bakal Punya Ikon Baru Bisa Membayangi Kemegahan Singapura, Jadi Keindahan Sepanjang Jalan

"Tim kami sudah memastikan korban mendapat perawatan. Saat ini, pihak rumah sakit sedang melakukan observasi untuk mengetahui penyakit yang diderita korban," tambahnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :