Jangan Salah Minum, Ini Perbedaan Pengggunaan Obat Paracetamol dan Ibuprofen saat Keluarga Sakit
Batamnews - Para orangtua terkadang mengalami kecemasan ketika sang buah hati mendadak mengalami demam.
Langkah yang dikerjakan orangtua biasanya menurunkan demam dengan cara membeli obat di apotek tanpa terlebih dahulu konsultasi ke dokter.
Obat yang biasa digunakan para orangtua biasanya seperti ibuprofen atau paracetamol, dua obat ini sering tersedia di apotek. Namun jangan salah, dua obat ini mempunyai bahan yang berbeda.
Berikut manfaat kesamaan dan perbedaan dari obat ibuprofen dan paracetamol:
Ibuprofen dan paracetamol sama-sama dapat mengatasi nyeri dan demam, tetapi ibuprofen juga dapat mengurangi peradangan.
Berikut beberapa perbedaan antara ibuprofen dan paracetamol:
Cara kerja
Ibuprofen termasuk obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs) yang bekerja dengan menghambat enzim yang menghasilkan prostaglandin. Prostaglandin adalah zat kimia yang menyebabkan peradangan, nyeri, dan demam.
Efek samping
Ibuprofen dapat menyebabkan gangguan lambung seperti peradangan, maag, atau luka lambung. Paracetamol lebih disarankan untuk orang dengan riwayat gangguan pencernaan.
Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui
Ibuprofen tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, sedangkan paracetamol dianggap aman untuk dikonsumsi.
Penggunaan pada anak
Ibuprofen hanya dapat digunakan oleh anak di atas 3 bulan.
Penggunaan pada lansia
Paracetamol lebih disarankan untuk lansia karena risiko efek sampingnya lebih kecil.
Penggunaan dengan obat lain.
Ibuprofen aman dikonsumsi bersamaan dengan paracetamol atau kodein. Namun, tidak boleh mengonsumsi ibuprofen dengan obat pereda nyeri sejenis seperti aspirin atau naproxen tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Paracetamol adalah obat penurun panas dan pereda nyeri yang bekerja pada pusat suhu tubuh di otak. Obat ini membantu menurunkan suhu tubuh dan mengubah persepsi tubuh terhadap nyeri.
Sedangkan, ibuprofen adalah obat yang tergolong obat antiinflamasi nonsteroid atau biasa disingkat OAINS.
Pada DBD dan pada orang adma lebih aman parasetamol daripada ibuprofen hal ini karena ibuprofen sering sebabkan tidak nyaman di perut dan bisa sebabkan perdarahan di lambung.
Kalau ibuprofen kerja nya bisa sebabkan bronkokonstrksi sehingga pada orang asma bronkus nya menyempit sehingga makin memperparah.
Itulah perbedaan dan kesamaan penggunaan obat ibuprofen dan paracetamol.
Komentar Via Facebook :