Digelar 2 November, Debat Calon Gubernur Kepri Angkat Tema Pembangunan Inklusif
Ketua KPU Kepulauan Riau saat menyampaikan hasil pleno penetapan nomor urut Paslon Pilkada 2024.
Tanjungpinang, Batamnews – Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan digelar pada 2 November 2024 dengan mengangkat tema "Pembangunan Inklusif yang Berkelanjutan." Tema besar ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pasangan calon (paslon) untuk memaparkan visi dan misi mereka secara komprehensif dan memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, menyatakan bahwa debat ini sangat dinantikan oleh masyarakat Kepri. “Debat paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri tentunya sangat ditunggu oleh masyarakat. Saat ini, kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk melaksanakan debat tersebut,” ujarnya.
Indrawan juga mengungkapkan bahwa pihak KPU telah beberapa kali mengadakan rapat koordinasi dengan tim Liaison Officer (LO) dari masing-masing paslon untuk memastikan kelancaran pelaksanaan debat ini.
Dalam debat nanti, tema "Pembangunan Inklusif yang Berkelanjutan" akan menjadi payung besar untuk menjabarkan isu-isu penting yang relevan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.
Baca juga: KPU Batam Siap Gelar Debat Perdana Pilkada 2024, Tantang Paslon Sampaikan Program Inklusif
Tema besar ini akan dibagi menjadi enam subtema, yang mencakup berbagai aspek penting dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. Berikut adalah keenam subtema yang akan dibahas oleh para paslon dalam debat nanti:
1. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
2. Memajukan Daerah
3. Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
4. Menyelesaikan Persoalan Daerah
5. Menyerasikan Program Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Nasional
6. Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Kebangsaan
Subtema-subtema ini dirancang untuk memungkinkan para paslon menjelaskan rencana kerja mereka secara mendetail dan mengaitkan visi misi mereka dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pembangunan daerah, serta sinergi program antar-tingkat pemerintahan.
Secara teknis, debat akan berlangsung selama 120 menit dan dibagi ke dalam beberapa segmen. Setiap segmen akan memiliki empat pertanyaan yang diundi oleh panelis, di mana panelis juga akan memilih huruf acak dari pilihan A, B, C, atau D, yang berisi pertanyaan khusus untuk setiap paslon.
Baca juga: Jadwal Debat Calon Gubernur Kepri 2024: Tanggal, Lokasi, dan Peserta Lengkap
Moderator akan membacakan pertanyaan, dan masing-masing paslon akan memberikan jawaban berdasarkan subtema yang telah mereka pilih. Selain itu, debat ini juga memberi kesempatan kepada paslon untuk saling menanggapi dan mengomentari paparan dari paslon lainnya, sehingga masyarakat dapat melihat perbedaan pandangan dan pendekatan antara paslon.
“Kami berharap, dalam durasi sekitar 120 menit ini, para paslon dapat memberikan gambaran yang utuh dan jelas kepada calon pemilih terkait visi, misi, dan program kerja yang akan mereka laksanakan dalam lima tahun ke depan,” kata Indrawan.
Debat ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemaparan program, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat Kepri untuk melihat kualitas dan kompetensi calon pemimpin mereka. Dengan adanya debat ini, masyarakat Kepri dapat lebih memahami pilihan mereka dan memilih pemimpin yang dianggap paling mampu membawa Kepri ke arah yang lebih baik.

Komentar Via Facebook :