Ansar Ahmad Kampanye di Karimun, Janjikan Percepatan Pembangunan dan FTZ Menyeluruh
Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad, bersama pasangannya Nyanyang Haris, melakukan kampanye di sejumlah titik di Kabupaten Karimun selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 11-13 Oktober 2024. (Foto: istimewa)
Karimun, Batamnews – Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad, bersama pasangannya Nyanyang Haris, melakukan kampanye di sejumlah titik di Kabupaten Karimun selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 11-13 Oktober 2024.
Sebagai calon gubernur petahana, Ansar Ahmad tidak hanya memaparkan hasil-hasil capaian selama menjabat, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang belum terselesaikan.
Selama kampanye di Karimun, Ansar Ahmad menegaskan keyakinannya bahwa dirinya dan Nyanyang memiliki peluang besar untuk melanjutkan pembangunan di Kepulauan Riau, termasuk Kabupaten Karimun. Dukungan dari partai Gerindra, yang diketuai oleh Prabowo Subianto, menjadi salah satu faktor yang membuat Ansar optimis dalam menghadapi Pilkada.
"Jika kita ingin Kepri terus terbangun dengan cepat, bapak ibu, jalan kita sudah terang. Insya Allah kita berada di jalan yang benar," ungkap Ansar dalam salah satu kampanyenya. Ia meyakinkan masyarakat bahwa dengan dukungan politik yang kuat, mereka dapat mempercepat pembangunan di Kepulauan Riau, termasuk di Kabupaten Karimun.
Ansar juga menyinggung soal pasangan calon gubernur lainnya yang menurutnya, akan mengalami kesulitan dalam membangun Kepri karena keterbatasan dukungan anggaran. Sebaliknya, Ansar-Nyanyang mengklaim memiliki dukungan kuat dari 32 kursi di DPRD Provinsi Kepri, dari total 35 kursi yang ada.
Ansar Ahmad juga membanggakan dukungan yang diterimanya dari 12 partai politik, yang diharapkan akan mempermudah jalannya pembangunan. Ia menegaskan pentingnya masyarakat untuk memilih pasangan nomor urut 1, agar pembangunan di Kepri, khususnya Karimun, dapat berjalan lebih cepat.
"Kita perlu sampaikan ke masyarakat, agar masyarakat paham. Kenapa masyarakat harus memilih kita? Tidak lain supaya kita bisa membangun Kepri dan Karimun lebih cepat," ujar Ansar. Salah satu fokus utamanya adalah menjadikan Karimun sebagai wilayah Free Trade Zone (FTZ) menyeluruh, yang diyakini akan meningkatkan perekonomian Karimun di masa depan.
Selain rencana FTZ, Ansar Ahmad juga menyoroti pentingnya penyelesaian pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) di Karimun. Ia menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pembebasan lahan yang masih menjadi kendala, agar proyek perpanjangan landasan pacu bandara dapat segera dilanjutkan.
Ansar optimis, jika pembangunan bandara ini rampung, pesawat-pesawat besar akan bisa mendarat di Karimun, yang tentunya akan menarik lebih banyak investor untuk datang dan berinvestasi di wilayah tersebut.
"Kalau ini selesai, pesawat besar bisa masuk ke Karimun. Tentunya investor juga akan senang datang," tambahnya.
Dengan program-program unggulannya, Ansar Ahmad berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Karimun dan Kepulauan Riau secara keseluruhan, sekaligus memastikan bahwa pembangunan di berbagai sektor dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Komentar Via Facebook :