Bakamla Ingatkan Penggiat Laut di Kepri: Persiapkan Diri Hadapi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi!

Bakamla Ingatkan Penggiat Laut di Kepri: Persiapkan Diri Hadapi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi!

Bakamla RI (Bakamla)

Nurjali

Batam, Batamnews – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk di perairan Kepulauan Riau (Kepri) menjelang akhir tahun. 

Bakamla mengimbau para penggiat laut, termasuk nelayan dan pengemudi kapal angkutan, untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

Pejabat Sementara (Pjs) KN Tanjung Datu 301, Lettu Bakamla Peter Dewangga, menyatakan adanya kecenderungan gelombang tinggi di perairan Kepri. “Terkait kecenderungan cuaca ekstrem di bulan ini sampai akhir tahun,” ungkapnya dalam konferensi pers, Jumat, 27 September 2024.

Peter menyarankan agar penggiat laut selalu memantau prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang biasanya memberikan informasi mengenai cuaca selama tujuh hari ke depan. 

Baca juga: Shigeru Ishiba Terpilih Sebagai Pemimpin Baru LDP Jepang, Siap Menjadi Perdana Menteri ke-65

“Silakan dipantau selalu, ada keterangan bahwa nanti ombaknya berapa meter, sehingga bisa mengantisipasi untuk para penggiat laut,” tambahnya.

KN Tanjung Datu 301, sebagai bagian dari Bakamla RI, secara aktif melaksanakan sosialisasi kepada penggiat laut tentang pentingnya keselamatan di perairan. 

“Kami selalu menyampaikan informasi ini baik melalui metode door-to-door maupun di media sosial, untuk menggaungkan pentingnya keselamatan laut,” kata Peter.

Peter juga menekankan perlunya para penggiat laut untuk melengkapi kapal mereka dengan alat keselamatan, seperti rompi keselamatan (swim vest) dan pelampung (life buoy). “Jangan lupa lengkapi alat keselamatan di kapal, terutama swim vest dan life buoy,” imbaunya.

Ia menegaskan bahwa kelengkapan alat keselamatan ini sangat penting dan harus menjadi standar operasional prosedur (SOP) di setiap kapal. “Jika tidak dilengkapi peralatan keselamatan, akan menimbulkan bahaya, terutama saat terjadi cuaca ekstrem,” lanjutnya.

Peter mengingatkan agar alat-alat keselamatan tersebut tidak dianggap sebagai pajangan. “Alat-alat ini harus benar-benar dipakai dan penggiat laut harus tahu cara penggunaannya. Sangat fatal jika terjadi masalah dan kita tidak memiliki alat tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Daftar Negara Pemasok Senjata untuk Israel Gempur Lebanon

Selain itu, KN Tanjung Datu 301 juga menyediakan Poskodal Bakamla dan hotline yang dapat dihubungi oleh masyarakat di perairan. Jika mengalami permasalahan di laut, seperti kerusakan mesin atau terjebak dalam cuaca ekstrem, masyarakat dapat segera menghubungi.

“Kami siap siaga di Batam dengan hotline yang tersedia 1x24 jam. Jika ada kejadian atau membutuhkan bantuan, segera laporkan. Kami akan bertindak cepat sesuai laporan masyarakat,” pungkas Peter.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :