Kadiskop UKM Ungkap Potensi Besar Koperasi Kelautan di Batam Belum Tergarap Maksimal
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kota Batam, Hendri Arulan.
Batam, Batamnews - Di tengah beragamnya jenis koperasi yang beroperasi di Kota Batam, koperasi kelautan muncul sebagai sektor yang memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal. Hal ini terungkap dari pernyataan Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kota Batam, Hendri Arulan.
"Jadi ada juga koperasi kita yang bergerak di bidang perikanan. Mereka bergabung di dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) dalam pengelolaan perikanan, bagi nelayan-nelayan yang ada," ujar Hendri. Namun, ia mengakui bahwa jumlah koperasi kelautan ini tidak begitu banyak dibandingkan dengan jenis koperasi lainnya.
Meskipun jumlahnya terbatas, keberadaan koperasi kelautan di Batam memiliki signifikansi tersendiri mengingat posisi strategis Batam sebagai kota kepulauan. Koperasi-koperasi ini berperan penting dalam mendukung aktivitas nelayan lokal dan pengelolaan sumber daya laut.
Hendri menjelaskan bahwa koperasi kelautan di Batam umumnya tergabung dalam KUB, yang memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dalam pengelolaan perikanan.
Baca juga: Imigrasi Batam Tindak 236 WNA Langgar Administrasi Keimigrasian Sepanjang Semester Pertama 2024
"Ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan potensi kelautan yang dimiliki Batam," tambahnya.
Meski demikian, Hendri mengakui bahwa mayoritas koperasi di Batam masih didominasi oleh koperasi simpan pinjam dan koperasi serba usaha. "Banyak itu koperasi simpan pinjam dan serbaguna," katanya, menunjukkan adanya kesenjangan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan koperasi kelautan.
Mengingat potensi laut yang besar di Batam, Diskop Batam melihat adanya peluang untuk mengembangkan lebih banyak koperasi kelautan di masa depan.
"Kami terus mendorong pembentukan dan pengembangan koperasi di berbagai sektor, termasuk kelautan, untuk memaksimalkan potensi ekonomi Batam," Ardi menegaskan.
Baca juga: Cegah Pungli, BP Batam Larang Parkir di Sepanjang Jembatan Barelang
Sebagai langkah ke depan, Diskop Batam berencana untuk memberikan perhatian lebih pada pembinaan dan pengembangan koperasi kelautan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, sekaligus mendukung ekonomi berbasis kelautan di Kota Batam.
"Kami mengajak para nelayan dan pelaku usaha di sektor kelautan untuk bergabung atau membentuk koperasi. Ini akan memudahkan mereka dalam mengembangkan usaha, terutama dalam hal permodalan dan pengelolaan sumber daya," Hendri menutup pembicaraan.
Dengan potensi laut yang besar dan dukungan dari pemerintah, koperasi kelautan di Batam diharapkan dapat berkembang lebih pesat di masa mendatang, memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian kota dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Komentar Via Facebook :