Warga dan Camat Katang Bidare Gotong Royong Perbaiki Sandaran Kapal Ferry di Dermaga Pulau Bukit
Camat Katang Bidare, Kimat Awal (paling kiri) saat berada di dermaga Pulau Bukit. (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews - Dalam semangat gotong royong, masyarakat Desa Pulau Bukit, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, bergotong royong memasang kayu untuk sandaran kapal di dermaga desa, Sabtu, 13 Juli 2024. Kegiatan ini penting untuk memastikan kapal ferry dapat bersandar dengan aman di pelabuhan Pulau Bukit.
Camat Katang Bidare, Kimat Awal, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, menjelaskan pentingnya perbaikan ini. "Kayu lama yang digunakan sebagai sandaran kapal ferry sudah patah. Kami harus memasang yang baru agar kapal ferry bisa bersandar dengan baik di dermaga," ujarnya.
Selama ini, akibat kerusakan tersebut, warga yang ingin menggunakan jasa kapal ferry terpaksa menyeberang menggunakan perahu ke kapal ferry yang berada jauh di laut. Ini tentunya menambah risiko dan ketidaknyamanan bagi penumpang.
"Kapal ferry yang masuk ke Pulau Bukit ini biasanya adalah ferry rute Pancur tujuan Tanjungpinang. Dengan perbaikan ini, kami berharap kapal dapat kembali bersandar di pelabuhan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dengan lebih aman dan nyaman," jelas Kimat.
Sebagai solusi yang adaptif terhadap kondisi geografis dan infrastruktur di Pulau Bukit, warga memilih menggunakan kayu nibung untuk sandaran kapal.
"Di pelabuhan besar, biasanya ada daprah atau pelindung khusus, namun di sini kami menggunakan kayu nibung yang ramah terhadap badan kapal, untuk mencegah gesekan dengan beton semen pelabuhan," jelas Kimat.
Baca juga: Warga Nopong di Lingga Gelar Jumat Bersih, Wujud Sinergi Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
Gotong royong ini bukan hanya soal perbaikan fisik semata, tetapi juga refleksi dari kerja sama dan kekompakan masyarakat Pulau Bukit dalam mengatasi masalah bersama. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik dermaga, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan transportasi laut yang vital bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat setempat.

Komentar Via Facebook :