Dukung Pelestarian Alam Berkelanjutan, PT Cipta Persada Mulia Tanam Mangrove di Pesisir Bakau Serip, Nongsa Batam
Dalam upaya pelestarian lingkungan, PT Cipta Persada Mulia (CPM) telah memulai program penanaman mangrove di Ekowisata Mangrove Bakau Serip, Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Pesisir Nongsa, Kota Batam. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Dalam upaya pelestarian lingkungan, PT Cipta Persada Mulia (CPM) telah memulai program penanaman mangrove di Ekowisata Mangrove Bakau Serip, Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Pesisir Nongsa, Kota Batam.
Sebanyak 300 bibit mangrove telah ditanam sebagai langkah awal dari program ini, yang dilakukan bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pandang Tak Jemu.
Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak, yang mencakup program penanaman mangrove secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Cipta Persada Mulia bersama Pokdarwis Pandang Tak Jemu berkomitmen untuk melestarikan mangrove di Bakau Serip.
Baca juga: Program CSR PT Cipta Persada Mulia Batam, Serahkan Hewan Kurban di Desa Pekajang Lingga
Sehingga diproyeksikan akan ada 1.000 tanaman mangrove yang ditanam dalam kurun waktu 3 tahun mendatang.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjaga dan memperbaiki ekosistem mangrove di kawasan Bakau Serip, yang merupakan habitat penting bagi berbagai jenis flora dan fauna serta berfungsi sebagai pelindung alami dari erosi pantai.

Secara simbolis, pelaksanaan penanaman bibit Mangrove tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Kepri, Hendri.ST, pada Sabtu, 29 Juni 2024.
Dalam sambutannya, Hendri.ST, memberikan apresiasi terhadap PT CPM atas program penanaman bibit pohon Mangrove yang dilaksanakan.
"Sungguh sebuah apresiasi besar kami berikan kepada PT CPM di mana ikut berbuat dalam program penanaman pohon mangrove di kawasan Nongsa ini ataupun nantinya di kawasan lain," ucap Hendri.
Baca juga: Keindahan Kampung Wisata di Batam: Menjelajahi Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat yang sangat luas terhadap aspek lingkungan, terutama dalam menjaga ekosistem lingkungan di wilayah pesisir.
"Pelaksanaan dari program penanaman mangrove ini adalah bagian dari program pelestarian Lingkungan di pinggir-pinggir pantai yang sudah mulai rusak akibat ketidak pedulian kita akan lingkungan," ungkap Hendri.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pandang Tak Jemu, Gerry Dafit Semet kepada PT CPM atas kepedulian terhadap Ekowisata Bakau Serip yang diwujudkan melalui kerja sama kegiatan CSR PT CPM di Ekowisata Bakau Serip.
"Adalah sebuah berkah bagi kelompok Sadar Wisata Pandang Tak Jemu, mendapatkan bantuan penanaman pohon bakau di daerah kami ini," katanya.
"Khususnya di kawasan wisata Kampung Tua Bakau Serip Pandang Tak Jemu. Tentu saja harapan kami dari PT CPM juga komitmen melanjutkan program ini sampai memberikan hasil," tambah Geri.
Baca juga: Kampung Tua Bakau Serip Batam Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata 2022
Di sisi lain, Bambang Triadi Gunawan, yang mewakili manajemen PT CPM, menuturkan program peduli lingkungan tersebut dapat merangsang pihak-pihak lain sehingga bersama-sama komitmen untuk memelihara serta menjaga kelestarian wilayah pesisir.
"Kami berharap program penanaman pohon Mangrove ini akan menjadi awal yang baik dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya melestarikan lingkungan bagi perusahaan, masyarakat dan juga generasi muda untuk masa depan kita," tuturnya.
Penanaman pohon tersebut juga turut melibatkan berbagai komponen seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau, DKP Provinsi Kepulauan Riau Cabang Kota Batam, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan Sambau, Kelompok Masyarakat Kampung Tua Bakau Serip.

Komentar Via Facebook :