Penemuan Mayat di Bintan Timur, Korban Ditemukan Mengenaskan di Semak Belukar Dekat Rumah

Penemuan Mayat di Bintan Timur, Korban Ditemukan Mengenaskan di Semak Belukar Dekat Rumah

Mayat Laki-laki di Bintan diduga sakit.

Nurjali

Bintan, Batamnews - Sesosok mayat laki-laki ditemukan tewas mengenaskan di semak belukar tidak jauh dari rumah korban di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, pada Selasa, 2 Juli 2024. 

Korban berinisial A (62) pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri. Diketahui bahwa korban bekerja di Kebun Binatang Mini Zoo yang berada di Kijang.

Kondisi mayat yang sudah dipenuhi belatung di bagian wajah membuat warga sekitar heboh. Salah satu warga, Dhea, menceritakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya yang kemudian meminta pertolongan kepada warga dan langsung melaporkannya ke Polsek Bintan Timur.

"Yang menemukan itu kakak kandungnya sendiri, lalu meminta tolong ke warga dan warga melapor ke polisi," ungkap Dhea.

Baca juga: Polres Bintan Lakukan Penghitungan Titik Luas Lahan PT. Expasindo Raya yang Diduga Dipalsukan oleh Hasan Dkk

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Misyamsu Alson, membenarkan adanya penemuan mayat yang merupakan warga Kijang tersebut. Alson menjelaskan bahwa kondisi jenazah diperkirakan sudah meninggal 3 sampai 4 hari sebelum ditemukan oleh keluarga.

"Korban memang memiliki riwayat penyakit paru-paru basah dan merupakan pekerja di Mini Zoo," kata Alson.

Lebih lanjut, Alson menjelaskan bahwa sebelumnya pihak keluarga korban sudah melaporkan kejadian kehilangan, hingga akhirnya korban ditemukan oleh keluarga.

"Yang bersangkutan (korban) memang selalu ke lokasi tersebut untuk buang air kecil karena lokasi rumah dan tempat kerjanya tidak jauh," tambahnya.

Baca juga: Telaga Biru Bintan, Pesona Tersembunyi di Balik Gurun Pasir yang Menakjubkan

Saat ini, pihak keluarga sudah menerima kondisi korban dan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi. 

"Jenazah sudah divisum dan korban memang memiliki riwayat penyakit. Pihak keluarga juga tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap korban," jelas Alson.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :