Sempat Gangguan, Sistem Perlintasan Imigrasi Kembali Normal di Seluruh Indonesia Termasuk di Batam

Sempat Gangguan, Sistem Perlintasan Imigrasi Kembali Normal di Seluruh Indonesia Termasuk di Batam

Suasana pelayanan di Kantor Imigrasi Batam. (Foto: ist)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Direktorat Jenderal Imigrasi melaporkan bahwa sistem perlintasan untuk pemeriksaan keimigrasian digital yang sebelumnya mengalami gangguan kini telah kembali beroperasi normal. Gangguan ini berdampak pada berbagai titik pemeriksaan imigrasi di seluruh Indonesia, termasuk di Batam.

Humas Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, mengonfirmasi dampak gangguan tersebut di wilayahnya. "Iya benar, kemarin ada terdampak juga," ujarnya kepada batamnews.co.id pada Selasa, 25 Juni 2024.

Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, menyatakan bahwa titik-titik Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) utama seperti Bandara Internasional Soekarno Hatta, I Gusti Ngurah Rai, Juanda, Kualanamu, Hang Nadim, serta Pelabuhan Batam Center dan Nongsa kini telah dapat melayani pemeriksaan keimigrasian seperti biasa.

"Sistem aplikasi perlintasan sudah berjalan normal sejak recovery Sabtu, 22 Juni 2024 malam, sedangkan autogate, aplikasi visa dan izin tinggal sudah normal pada Minggu, 23 Juni 2024 pagi. Aplikasi M-Paspor dan Cekal Online juga sudah sepenuhnya beroperasi normal seperti biasa. Adapun sistem paspor ditargetkan untuk recovery pada hari Senin, 24 Juni 2024," ujarnya.

Baca juga: Imigrasi Batam Catat 628 Permohonan BAP Paspor dalam Lima Bulan Pertama 2024

Keputusan untuk memindahkan data center diambil setelah 12 jam sejak gangguan teknis di Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Kominfo teridentifikasi. Langkah ini diambil setelah tidak ada perkembangan positif dalam upaya pemulihan PDN pada hari pertama gangguan.

"Umumnya permasalahan teknis bisa terselesaikan dalam hitungan satu sampai tiga jam. Ketika sudah melebihi enam jam, kami menyimpulkan bahwa ini pasti ada serangan lebih dari permasalahan teknis semata, misalnya masalah yang ditimbulkan oleh serangan siber," jelas Silmy.

Dirjen Imigrasi mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh tim Imigrasi dalam memulihkan sistem. "Kepentingan publik menjadi prioritas dalam upaya pemulihan kesisteman yang dilakukan oleh Tim IT Ditjen Imigrasi, sehingga masyarakat yang akan melintas keluar dan masuk Wilayah Indonesia dapat terlayani dengan baik," tutup Silmy.

Dengan pulihnya sistem ini, diharapkan proses pemeriksaan keimigrasian di seluruh Indonesia, termasuk di Batam, dapat kembali berjalan lancar dan efisien.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :