Pelebaran Jalan Pelarayan Batam Bikin Nasib Pedagang Kaki Lima Terkatung-katung

Pelebaran Jalan Pelarayan Batam Bikin Nasib Pedagang Kaki Lima Terkatung-katung

Nasib pedagang kaki lima di Batam terkatung-katung akibat pelebaran jalan. (Foto: Putri/Batamnews)

Batam, Batamnews – Proyek pelebaran Jalan Pelarayan Batam atau Pertokoan Royal Sincom yang tengah berlangsung saat ini membawa dampak signifikan terhadap nasib para pedagang kaki lima (PKL) yang beroperasi di sekitar area tersebut. 

Pembangunan yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas ini justru menjadi ancaman bagi mata pencaharian para pedagang kecil yang selama ini mengandalkan tempat tersebut untuk berjualan.

Para pedagang mengeluhkan hilangnya lokasi berdagang yang selama ini menjadi andalan mereka. “Kami tidak tahu harus ke mana lagi. Selama ini, berjualan di sini adalah satu-satunya sumber penghasilan kami, dan saya sedih," ujar Uni, salah satu pedagang kaki lima yang telah berjualan di Jalan Pelarayan Batam bertahun-tahun.

Baca juga: Pembukaan MTQH X Kepri Berlangsung Meriah di Batam, Gubernur Ansar Singgung Dewan Hakim

Proyek pelebaran jalan ini sejatinya merupakan bagian dari program pemerintah kota dalam rangka peningkatan infrastruktur dan penataan kota. 

"Saya memang senang adanya pelebaran jalan tetapi pemerintah tidak memberikan tempat untuk kami berjualan dan katanya masih bisa berjualan dipinggir jalan ini, tetapi belum tentu masih proses," ungkapnya.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar kami tidak terus merasa terkatung-katung,” sambungnya.

Situasi ini mengundang perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada kesejahteraan ekonomi kecil. Mereka mendesak pemerintah untuk lebih proaktif dalam memberikan solusi yang konkret bagi para pedagang kaki lima yang terdampak proyek pelebaran jalan ini.

Baca juga: PSI Batam Mulai Terima Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Dua Tokoh Mendaftar

Seiring dengan berlanjutnya proyek pelebaran jalan, para pedagang kaki lima berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian dan solusi yang adil, agar mereka dapat tetap mencari nafkah tanpa harus terpinggirkan dari kehidupan ekonomi kota.

Penulis: Putri Roito Sitorus


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews