Bebas dari Penjara Disambut Istri dari Kursi Roda, Nurdin Basirun Menangis Injakkan Kaki Lagi di Batam

Bebas dari Penjara Disambut Istri dari Kursi Roda, Nurdin Basirun Menangis Injakkan Kaki Lagi di Batam

Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat baru tiba di Bandara Hang Nadim Batam (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun akhirnya menghirup udara bebas. Nurdin Basirun kembali ke Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu pagi, 20 Agustus 2022. Nurdin tiba di Bandara Hang Nadim disambut kesenian tradisional kompang.

Sejumlah orang sudah menunggu pria yang akrab disapa Bang Den itu sejak pagi. Nurdin tampak lebih segar dengan kaca mata dan menggunakan kemeja putih. Ia menyapa dan menyalami sejumlah orang yang menunggu di di area kedatnagan Bandara Hang Nadim Batam.

Sang istri Noor Lizah Nurdindengan setia menunggu kedatangan mantan gubernur Kepri, yang juga pernah menjabat dua periode sebagai Bupati Kabupaten Karimun tersebut. Noor Lizah didampingi dua orang anaknya. Noor juga tak sanggup menahan deraian air mata melihat Nurdin.

Baca juga:  Nurdin Basirun Bebas dari Penjara!

Terlihat juga beberapa tokoh ikut menyambut Nurdin Basirun. Diantaranya, mantan Ketua MUI Kepri Azhar Hasyim, mantan Sekdaprov Kepri Aris Fadilah, kemudian Mahadi Rahman dan beberapa pejabat Kepri yang pernah menjadi loyalis Nurdin, adik kandung Nurdin Basirun, Sabari Basirun, anggota DPRD Karimun Nyimas yang juga adik ipar Nurdin Basirun. 

Nurdin tersandung kasus dugaan gratifikasi izin pemanfaatan ruang laut di Batam. Ia kemudian ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan divonis 4 tahun penjara.

Nurdin beberapa kali mendapatkan remisi termasuk remisi Hari Kemerdekaan RI tahun ini. Nurdin sebelumnya mendekam di Lapas Sukamiskin, Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Sejumlah Napi di Kepri Bebas dari Penjara

Nurdin terbukti bersalah menerima suap sebesar Rp 45 juta dan 11.000 dollar Singapura terkait izin prinsip tersebut. Nurdin tampak tak bisa membendung air matanya mendapat sambutan hangat dari sejumlah orang dekat dan kerabat.

”Saya terharu," ujar Nurdin. Nurdin berencana setelah bebas bersyarat tersebut memanfaatkan waktu berkumpul bersama keluarga dan sebelumnya berkunjung ke sebuah pondok pesantren di Batam.

(snw)
Komentar Via Facebook :