Jenazah Ade Ditemukan 11 Hari Pasca Meledaknya Kapal Dumai Line

Jenazah Ade Ditemukan 11 Hari Pasca Meledaknya Kapal Dumai Line

Proses evakuasi jenazah petugas Kelasi Dumai Line 5 yang sebelumnya hilang usai tragedi meledaknya kapal itu 11 hari lalu. (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Satu jenazah ABK kapal MV Dumai Line 5 yang hilang saat insiden kapal meledak di perairan Sekupang akhirnya ditemukan, Minggu (19/6/2022).

Jenazah diduga Ade Syahputra yang sebelumnya bertatus sebagai korban hilang dalam tragedi maut itu.

Kapal feri MV Dumai Line 5 meledak dan terbakar Rabu (8/6/2022) beberapa waktu lalu. Lokasinya tak jauh dari Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam. Diduga saat itu ada kegiatan transfer minyak.

Baca juga: Miris, Korban Tewas Meledaknya Kapal Dumai Line Tanpa Santunan

Saat itu Dumai Line tidak mengangkut penumpang. Hanya sejumlah ABK yang bertugas di dalamnya.

Satu orang tewas saat kejadian itu Doni Tri Hendrawan Hutajulu yang merupakan petugas kamar mesin. Sementara Ade sebagai petugas bagian deck (Kelasi) tak ditemukan.

Sedangkan 7 ABK lainnya harus dirawat ke RSBP Batam akibat mengalami sejumlah luka.

Berselang 11 hari, tim SAR dari Ditpolairud Polda Kepri akhirnya berhasil menemukan posisi jasad Ade. Jasadnya hangus bersama kapal yang terbakar tersebut.

Polairud mengerahkan kapal KP XXXI-1005 dalam proses evakuasi itu. Evakuasi juga dibantu oleh instansi lainnya dalam kegiatan SAR tersebut.

Baca juga: Fakta Tragedi Maut Meledaknya Feri Penumpang MV Dumai Line di Batam

Tampak petugas mengevakuasi jenazah yang sudah tak utuh. Kondisinya sudah tak bisa dikenali karena hangus menjadi arang. Sejumlah petugas tampak memasukan jenazah ke dalam kantong mayat.

Informasi terkini yang diperoleh Batamnews, jenazah tersebut dibawa ke Rumah Sakit BP Batam guna menjalani visum et repertum.

(fox)

Berita Terkait