Selangkah Lagi, Anak Ferdinand Marcos Menangkan Pilpres Filipina

Selangkah Lagi, Anak Ferdinand Marcos Menangkan Pilpres Filipina

Ferdinand Marcos Jr. (Foto: Wkipedia)

Manila - Ferdinand Marcos Jr, putra mendiang diktator Filipina Ferdinand Marcos diperkirakan akan mencatatkan kemenangan telak dalam pemilihan presiden.

Survei menunjukkan dia sekarang menuju kemenangan telak dalam pemilihan ini.

Kemenangan yang diperkirakan akan diketahui Senin ini, akan melanjutkan upaya selama beberapa dekade terakhir untuk mengembalikan warisan Marcos yang digulingkan pada 1986 dan keluarganya ditempatkan di pengasingan Amerika Serikat (AS) di Hawaii.

Namun kepercayaan Ferdinand Marcos Jr. untuk kembali ke istana kepresidenan mulai mengkhawatirkan para aktivis hak asasi manusia, pemimpin gereja, dan analis politik yang khawatir dia bisa memerintah tanpa batasan.

Sepuluh kandidat bersaing untuk menggantikan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam pemilihan yang dilihat oleh banyak orang sebagai momen penting bagi demokrasi Filipina.

Kembalinya warisan Marcos ke puncak kekuatan politik Filipina didorong oleh kemarahan publik atas korupsi dan kemiskinan yang berlanjut di bawah pemerintahan yang mengikuti kediktatoran.

Jajak pendapat menunjukkan Marcos Jr. akan memenangkan lebih dari setengah suara, yang akan menjadikannya kandidat presiden pertama di era pasca-Marcos yang memperoleh mayoritas mutlak.

Analis memperingatkan keputusan seperti itu mengarah pada proses check-and-balance yang lebih lemah dalam demokrasi, lebih banyak korupsi dan upaya untuk merombak konstitusi 1987 termasuk kemungkinan menghapus batas satu masa jabatan untuk presiden.

“Jika dia menang besar, itu bisa memberinya kepercayaan diri dan momentum untuk mengubah sistem politik Filipina secara lebih radikal,” kata analis Richard Heydarian dilansir AFP, Sabtu (7/5/2022).

Pemerintahan sebelumnya, termasuk Duterte, telah mencoba untuk mengubah konstitusi yang diberlakukan setelah Marcos digulingkan pada 1986, namun mereka tidak memiliki cukup dukungan di Kongres untuk mengejar perubahan.

Namun jajak pendapat baru-baru ini oleh Pulse Asia Research menunjukkan Marcos Jr. memperoleh 56 persen, 33 poin persentase di depan saingan terdekatnya, Leni Robredo, yang mengalahkannya dalam pemilihan Wakil Presiden 2016.

“Margin kemenangan seperti itu akan memberi Marcos Jr. kekuatan untuk memerintah seperti yang diinginkan Duterte,” kata pengamat politik Filipina lainnya. 

(dod)
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait