Heboh Emak-emak Ngaku Dibegal di Boyolali, Ternyata Takut Dimarahi Suami

Heboh Emak-emak Ngaku Dibegal di Boyolali, Ternyata Takut Dimarahi Suami

ilustrasi

Boyolali - Warga Boyolali dihebohkan viralnya foto dengan keterangan sebagai korban begal. Namun, ternyata pengakuan begal tersebut merupakan cerita karangan atau bohong.

Dilansir dari detikJateng, dikabarkan seorang emak-emak menjadi korban begal pada Selasa (26/4) malam. Dalam sebuah foto yang diunggah di media sosial, emak-emak tersebut terbaring di fasilitas kesehatan.

Baca juga: Korban Begal Jadi Tersangka, Amaq Sinta Buka Suara Kasusnya Dihentikan

Keterangan foto menulis emak-emak itu korban begal di wilayah Jambean, Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan, menyebut keterangan dalam foto tersebut bohong.

"Benar, ada warga yang mengaku telah menjadi korban curas (pencurian dengan kekerasan). Tetapi setelah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut ternyata pernyataan warga tersebut tidak benar," kata AKP Agung Setiawan, kepada detikJateng, Rabu (27/4/2022).

Baca juga: Polda NTB Setop Penyidikan Korban Begal Jadi Tersangka

Agung mengatakan polisi langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengecek dan memastikan. Wanita dalam foto tersebut diketahui berinisial M, warga Sambungrejo, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo.

"Warga tersebut mengaku telah mengarang cerita seolah-olah telah dibegal karena yang bersangkutan sebelumnya kehilangan uang dan karena takut tidak punya alasan kepada suaminya," kata Agung.

(fox)