PLN Batam Kerahkan Puluhan Petugas Siaga Listrik saat Ramadan

PLN Batam Kerahkan Puluhan Petugas Siaga Listrik saat Ramadan

Ilustrasi pembangkit listrik. (Foto: PLN Batam)

Batam, Batamnews - Bright PLN Batam siaga kelistrikan selama Ramadhan 1443 H. Hal bertujuan untuk menjaga keandalan dan kecukupan pasokan listrik agar dapat menunjang aktivitas ibadah selama Ramadan hingga perayaan Lebaran Idulfitri.

Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S Astawa mengatakan, listrik di Batam saat ini masih dalam kondisi cukup namun cadangan daya yang tersedia masih minim, sehingga petugas dituntut untuk selalu siaga selama periode beban puncak saat Ramadan.

Pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kondisi kelistrikan Batam selama Ramadan. Siaga pasokan kelistrikan ini didukung oleh 85 petugas yang terbagi pada 6 lokasi siaga. 

"Jika sewaktu-waktu jaringan listrik terkena gangguan residensial, seperti tertimpa dahan pohon atau ranting, jaringan bawah tanah terkena beko dan kondisi gangguan lainnya, tim dapat langsung bereaksi cepat untuk melakukan perbaikan. Kami upayakan segera langsung tertangani karena petugas standby 24 jam tiap hari,” kata Nyoman dalam siaran pers tertulis, Sabtu (2/4/2022).

Selain itu, untuk menunjang pekerjaan petugas di seluruh unit-unit layanan, PLN Batam juga telah menyiagakan 18 unit kendaraan roda empat dan 3 unit genset yang siap bergerak dengan cepat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Ia mengatakan apabila dalam kondisi yang terburuk, jika pengurangan beban yang sifatnya mendesak dan tak bisa terhindarkan, PLN Batam akan mengupayakan terjadi padam hanya pada siang hari. 

"Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan dan kenyamanan ibadah saudara-saudara kita saat malam bulan Ramadan, khususnya pelanggan yang melaksanakan tarawih serta sahur," ujarnya.

Sementara itu, Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menggunakan listrik secukupnya serta menghindari pemakaian daya listrik yang berlebihan. Sikap hemat energi ini akan membantu mengurangi risiko pengurangan daya demi menjaga kestabilan pasokan listrik.

"Kepada pelanggan kami khususnya pelanggan rumah tangga, kami meminta bantuan supaya mematikan lampu penerangan atau peralatan elektronik yang tidak digunakan sebagai langkah bersama mencegah terjadinya pengurangan pasokan daya," katanya.

Dengan adanya penguatan personel, kesediaan peralatan, material serta SOP yang mendukung, maka PLN Batam optimis akan berupaya dengan maksimal menjaga keandalan kondisi kelistrikan di Kota Batam selama bulan puasa.

(jun)