Atlet Layar Ahmad Zainudin Tagih Janji Gubernur Kepri

Atlet Layar Ahmad Zainudin Tagih Janji Gubernur Kepri

Pelayar Kepri, Ahmad Zainuddin. (Foto: instagram @Porlasi)

Batam, Batamnews - Atlet layar, Ahmad Zainuddin sebelumnya berhasil mengharumkan nama Kepri di PON Papua belum lama ini. Ia mendulang 2 emas untuk 'negeri segantang lada' ini.

Hanya saja Ahmad mengaku, bonus yang dijanjikan oleh KONI dan Pemprov Kepri belum terealisasi hingga kini. Ia pun merasa kecewa dengan hal tersebut. Ahmad cuma bisa menunggu janji-janji oleh pihak terkait.

Baca juga: Pelayar Ahmad Zainuddin Kembali Sumbang Emas Kepri di PON XX Papua

"Saya masih menunggu. Sampai sekarang ini sepeserpun tak ada saya terima baik dari KONI atau Pemerintah Provinsi Kepri," katanya, Rabu (1/12/2021).

Bahkan sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berjanji akan segera memberikan reward. 

"Dulu pak gubernur menawarkan saya jadi PNS, tapi saya tak mau. Saya maunya jadi polisi. Pak gubernur pun menyanggupi permintaan saya, katanya akan direalisasikan tapi sampai sekarang pun tak ada kelihatan," ujar dia.

Ahmad terakhir mendapat ucapan selamat dari gubernur usai kabar meraih emas saat itu. Namun kini ia masih menunggu realisasi bonus.

"Itu setelah saya meraih medali emas. Saat itulah pak gubernur video call. Setelah itu sampai hari ini tak ada lagi berhubungan. Saya minta diperhatikan, pak. Saya sudah berjuang untuk Kepri, tolong hargai kami dan perjuangkan juga apa yang saya inginkan," ujar Ahmad.

Wakil Sekretaris KONI Kepri, Amri mengaku bahwa pihaknya sudah pernah menghubungi Ahmad Zainuddin pasca pulang dari Papua.

Mengenai bonus yang harusnya didapat oleh atlet, Amri menjelaskan semua itu harus melewati mekanisme.

Baca juga: Layar Kepri Gagal Raih Target 4 Emas di PON XX Papua 

Pasalnya pencairan reward akan dilakukan setelah ketuk palu APBD Kepri 2022 mendatang. "(Reward) Sudah masuk dalam APBD. Tinggal menunggu saja," kata dia.

Untuk bonusnya terbilang cukup besar. Setiap satu medali emas mendapat Rp 350 juta. "Ahmad dapat 2 emas, berarti bonusnya dikali dua," kata Amri.

Mengenai keinginan sang peraih emas itu untuk menjadi polisi, Amri enggan berkomentar banyak.

(jun)