Demi Pacar, Pria di Bantul Nekat Jual Perabot Hingga Genteng Rumah Ortu

Demi Pacar, Pria di Bantul Nekat Jual Perabot Hingga Genteng Rumah Ortu

Kondisi rumah orang tua DRS di Pundong, Bantul yang perabotan hingga gentingnya dijual demi berfoya-foya dengan teman perempuannya. Foto: Polsek Pundong

Bantul - Cinta itu buta. Mungkin pepatah itu pantas untuk disematkan ke Dwi Rahayu Saputra (24), pria asal Kecamatan Pundong, Bantul DIY.

Demi pacarnya yang baru dikenal selama 1,5 bulan, ia nekat menjual perabot rumah ibunya untuk memberikan hadiah kepada tambatan hatinya itu.

Bahkan, Dwi mempereteli genting rumahnya satu per satu untuk dijual kepada seorang temannya. Kelakuan Dwi yang sudah kebangetan itu membuat ibunya, Paliyem, naik pitam. Paliyem langsung melaporkan anak tunggalnya itu ke polisi.

Dalam kasus ini, polisi hanya fokus memeriksa Dwi. Pacar Dwi yang identitasnya belum diketahui itu, tidak ikut dibawa-bawa karena polisi tak menemukan unsur pemerasan. Dwi sukarela memberikan pacarnya hadiah dari hasil menjual perabot di rumah ibunya.

Kanit Reskrim Polsek Pundong, Ipda Heru Pracoyo, mengatakan Dwi menjual barang-barang di rumah ibunya itu ke teman-teman terdekatnya. Tidak ada penadah dalam kasus ini.

"Ada yang dijual ke temannya dan ada ke teman almarhum bapaknya," kata Heru dilansir kumparan, Kamis (25/11/2021).

Sementara itu, sang ibu yaitu Paliyem (53), menurut Heru tidak akan mencabut laporannya. Hukuman ini justru diharapkan menjadi efek jera bagi Dwi.

"Ibunya tidak akan mencabut laporan," katanya.

Dwi ini diketahui merupakan anak tunggal. Sebenarnya Dwi memiliki kakak, akan tetapi sang kakak sudah meninggal saat kecil.

Dwi ini diketahui tinggal sendiri di rumah. Beberapa bulan yang lalu sang ayah meninggal dunia. Sementara, sang ibu bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Kasihan, Bantul dan tinggal di rumah majikannya.

Dwi mulai menjual perabotan sejak 14 Oktober. Dia mulai menjual perabotan rumah mulai dari meja, kursi, hingga lemari.
 


Berita Terkait