Aktivitas Warga di Batam Kembali Dibatasi, Amsakar: PPKM Level 2

Aktivitas Warga di Batam Kembali Dibatasi, Amsakar: PPKM Level 2

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Batam, Batamnews - Aktivitas di luar ruangan dengan banyak orang terpaksa dibatasi, menyusul penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2 di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Status PPKM level 2 dan penerapan kebijakan ini mendasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 61 tahun 2021, tanggal 22 November 2021.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan peningkatan level menjadi level II karena sebagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19 menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.

"Karena rencananya pekan depan seluruh daerah akan diberlakukan level 3,” ujar Amsakar, Rabu (24/11/2021).

Sebagai penerapan level II tersebut, tim akan kembali turun ke lapangan untuk menyosialisasikan kenaikan level, termasuk juga mengawasi kerumanan di tengah masyarakat.

“Sejauh ini penanganan Covid-19 di Batam sudah cukup baik, penyebaran kasus tetap dikendalikan dengan 3T (tracing, testing dan treatment),” ucapnya.

Beruntungnya, angka kasus sampai saat ini berhasil melandai dan diatasi dengan baik. Pencegahan meluasnya kasus sedini mungkin dilakukan, agar kasus yang sudah landai ini tidak berkembang. 

Seperti diketahui negara lain saat ini mengalami gelombang lanjutan. Untuk itu Indonesia, khususnya Batam tidak boleh lengah.

"Kasus masih ada, namun angkanya tidak banyak. Dan besar harapan kami hal ini tidak naik, karena sangat sulit rasanya pulih dari keadaan yang terjadi saat ini," kata dia.

Sebagai tindak lanjutnya, Wali Kota Batam mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 69 tahun 2021. Dalam SE tersebut, mengatur kegiatan masyarakat, mulai dari pembelajaran tatap muka (PTM), perkantoran, layanan kesehatan, kegiatan rapat, seminar, dan lainnya dibatasi.

Amsakar mengimbau kepada masyarakat untuk edaran tersebut. “Saya minta semua pihak patuhi edaran ini. Sebab kalau kasus melonjak lagi, semua pening," ujarnya.

(ret)